Postingan Ujaran Kebencian Siti Anisah Pohan Dimediasi di Mapolsek Penanggalan

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Postingan akun Siti Anisah Pohan melalui media sosial yang dinilai memicu kebencian, Sabtu (7/7) malam dimediasi Kapolsek Penanggalan di ruang rapat Mapolsek terkait, Minggu (8/7).


Mediasi menyusul permintaan unsur masyarakat Pakpak, Nukman Angkat dkk kepada Kapolsek Penanggalan menyusul ratusan komentar netizen yang merasa terganggu dengan postingan Kepala SDN Cepu, Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam itu.

"Mediasi hari ini terkait dengan postingan Ibu Siti Anisah Pohan karena membuat masyarakat Pakpak tersinggung seperti disampaikan Bang Nukman Angkat dkk", terang Kapolsek Iptu Arifin Ahmad mengawali pertemuan.

Akui tidak ada niat memojokkan atau menghina suku tertentu, Siti Anisah memohon maaf kepada peserta rapat dan masyarakat Pakpak secara luas. 

Mediasi diikuti Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Subulussalam, Irwan, Ketua PGRI, Solin, Kabag Ops AKP Erwin, Kasubag Humas Polres Aceh Singkil, AKP H. R. Manurung, Pj. Camat, Ronise Bancin, Kepala Mukim, Zakaria perwakilan warga Pakpak, Nukman Angkat dkk serta unsur wartawan.

Mendengar dan menyimak semua pendapat peserta rapat, forum sepakat meminta Siti Anisah Pohan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media sosial sekaligus sebagai klarifikasi atas postingan terdahulu.

"Saya, Siti Anisah Pohan, Kepala SDN Cepu memohon maaf atas postingan saya yang telah menyinggung perasaan masyarakat Pakpak", tegas Anisah didampingi Kadis PK, Irwan, Kaplsek Iptu Arifin Ahmad dan lainnya. [] L24-Khairul


Diberdayakan oleh Blogger.