HIMAPPKOS-SU Sesalkan Kebijakan Pemko Subulussalam

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Himpunan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Kota Subulussalam Sumatera Utara (HIMAPPKOS-SU) menyesalkan kebijakan Pemko Subulussalam terkait realisasi  pembenahan dan renovasi asrama putra mahasiswa Subulussalam di Medan, Sumatera Utara dan sejumlah persoalan.


Foto: Mahasiswa yang tergabung dalam HIMAPPKOS-SU sedang berorasi di Simpang Tiga Tugu Bank Aceh, Subulussalam
Penyesalan itu disampaikan dalam orasi damai oleh puluhan mahasiswa HIMAPPKOS-SU dikawal sejumlah personel Polres Aceh Singkil di Bundaran Tugu Bank Aceh Simpang Tiga Rundeng, Desa Subulussalam, Kec. Simpang Kiri, Subulussalam, Selasa (31/7).

Pada orasi dilanjutkan ke gedung DPRK dengan berjalan kaki dari Tugu Simpang Tiga, mahasiswa di sana meneriakkan sejumlah kekecewaan sambil membawa beberapa lembar spanduk sebagai sikap kekecewaan kepada Pemko Subulussalam, terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DPK) setempat.

Diteriakkan, isu kalau Kepala DPK, Irwan, M.Si menyebutkan terjadi pengalihan dana renovasi asrama putra mahasiswa Subulussalam di Medan tidak diketahui secara jelas. Persoalan inipun dipastikan tidak bisa dibenarkan, terlebih indikasi pengalihan itu tidak melibatkan mahasiswa.

Mereka menuntut, segera perbaiki asrama yang sejak 2016 rusak dan minta kepada DPRK Subulussalam memanggil Kepala DPK, Irwan demi kejelasan realisasi renovasi asrama yang pernah dijanjikan pemerintah setempat sejak 2017, namun tidak terealisasi.

Wali Kota, Merah Sakti bahkan diminta mencopot jabatan Kepala DPK dari Irwan karena beasiswa anggaran 2016 tidak terealisasi, sejumlah persoalan di tubuh pendidikan Kota Subulussalam yang sangat mengecewakan semasa kepemimpinan Irwan. [] L24-Khairul
Diberdayakan oleh Blogger.