Ketua DPRK Atam Beri Apresiasi Peserta Lomba Layang-Layang

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang memberikan apresiasi terhadap peserta lomba layang - layang hingga akhir terakhir perlombaan masih bersemangat.


"Kita apresiasi semua peserta lomba yang masih bersemangat mengikuti perlombaan ini dan kita mengucapkan ribuan terimakasih kepada masyarakat Kecamatan Banda Mulia yang ikut memeriahkan acara ini. Mari sama - sama kita lestarikan tradisi yang hampir hilang ini", sebut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Fadlon, SH.I saat melakukan penutupan perlombaan layang-layang di Kampung Matang Seping, Kecamatan Banda Mulia Kabupaten Aceh Tamiang, Senin 23 April 2018.

Fadlon menyampaikan lomba layang-layang ini digelar untuk melestarikan tradisi yang hampir hilang.‎ Dulu, setelah masa habis panen padi, orang-orang tua kita selalu bermain layang-layang di sawah.‎


"Mari kita jaga dan lestarikan tradisi orang - orang tua kita dahulu, perlombaan layang-layang ini bisa menjadikan objek wisata umumnya di Kecamatan Banda Mulia dan khususnya di Kampung Matang Seping.‎ Dan Insya Allah perlombaan layang-layang ini  kita jadikan agenda tahunan untuk hiburan masyarakat serta mempromosikan ‎Kampung Matang Seping sebagai lokasi perlombaannya", jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana perlombaan layang-layang, Abdul Munir  mengatakan, lomba layang-layang ini diikuti sebanyak 257 peserta memperebutkan enam juara piala Ketua DPRK Aceh Tamiang dan  berlangsung selama ‎tiga hari.

"Dari 257 peserta yang masuk Babak Penyisihan sebanyak 11 gruop dan dilombakan menjadi 11 orang. Dari 11 orang akan ditarik lot menjadi dua gruop yang terdiri gruop satu sebanyak enam orang pemenang dan gruop dua sebanyak 5 orang pemenang", jelas Munir.

Kemudian sambung Munir dari group satu dan dua akan diambil masing-masing tiga orang pemenang untuk masuk Babak Final. "Durasi layang berada di atas masing mempunyai ketentuan yaitu untuk Juara I durasinya Sepuluh menit, Juara II durasinya Tujuh menit, Juara III durasinya Lima menit. Sedangkan untuk Juara Harapan I dengan durasi Empat menit, Juara Harapan II dengan durasi Tiga menit", sebut Munir.

Abdul Munir merincikan, enam juara tersebut‎ yakni, Juara I diraih oleh Dandi warga Sampaimah Kecamatan Manyak Payed dengan nilai uang Rp. 4 juta, Juara II diraih oleh Darmas warga Kampung Matang Speng dengan nilai uang Rp. 2,5 juta dan Juara III diraih oleh Agus warga Kampung Sampaimah Kecamatan Manyak Payed dengan nilai uang Rp. 1,5 juta.

BACA JUGA : Lestarikan Tradisi, Ketua DPRK Atam Gelar Perlombaan Layang-Layang

Sedangkan Juara Harapan I dengan nilai Rp 600 ribu diraih oleh Lek Paimo warga Matang Speng Kecamatan Banda Mulia, Juara Harapan II diraih oleh Patok warga Kecamatan Banda Mulia dengan nilai uang Rp. 400 ribu.

Sementara itu empat orang dengan layangan unik dengan diberikan hadiah uang Rp. 500 ribu yaitu masing-masing-masing yang dipilih oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH.I jatuh pada Layang Belalang dengan pemilik Syahrial warga Kampung Bandar Khalifah Kecamatan Bendahara. Pilihan kedua untuk layang unik yang dipilih oleh Kadispora Aceh Tamiang, Syahrir, SP jatuh pada Layang Pesawat dengan pemilik Darmas warga Kampung Matang Speng Kecamatan Banda Mulia.

Pilihan ketiga untuk layang unik yang dipilih oleh Kasdim 0117/Atam,  Mayor Inf. A. Yani jatuh pada Layang Burung dengan pemilik Dimas warga Kampung Matang Speng Kecamatan Banda Mulia. Dan pilihan terakhir yang dilakukan oleh Camat Banda Mulia, M. Fariz, SSTP jatuh pada Layang Kura-Kura dengan pemilik Sapri warga Kampung Matang Speng Kecamatan Banda Mulia. [] L24-007
Diberdayakan oleh Blogger.