Hari Pertama Coklit di Atam, Lima Top Leader Disambangi Pantarlih

Lentera24.com | Aceh Tamiang --
Hari pertama Pencocok dan Penelitian (Coklit) Pemuktahiran Data Pemilih Pemilu 2019, Komisioner KIP Aceh Tamiang mendampingi Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih) menyambangi lima orang Top Leader Aceh Tamiang,  Selasa, 17 April 2018.


Lima orang Top Leader yang dicoklit tersebut masing - masing sesuai dengan pukul 09. 00 WIB hingga Pukul 12. 00 WIB dimulai dari kediaman Wakil Bupati Aceh Tamiang, H. T. Insyafuddin,  Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang,  Nora Idah Nita, Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil. 

Sementara kunjungan Coklit dilanjutkan dari Pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dimulai dari kediaman Ketua DPRK Aceh Tamiang,  Fadlon, SH.I dan di akhiri di kediaman Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Juanda,  SIP.

Pada kunjungan tersebut Wakil Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Nora Idah Nita, SE meminta kepada Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih) Pemilu 2019 untuk bekerja secara maksimal dalam Pencocok dan Penelitian (Coklit) Pemuktahiran Data Pemilih dengan mendatangi setiap rumah.

" Kita mengharapkan semoga Proses Pemutakhiran Data Pemilih dengan mendatangi rumah - rumah tidak terjadinya pendataan ganda, dan tentu semua yang sudah berhak memilih agar terdata. Ya kita berharap tidak ada kecurangan sehingga menghasilkan data yang lebih valid lagi dalam pencocokan dan Penelitian data para pemilih," ungkapnya.

Nora Idah Nita, mengaku mengapresiasi apa yang dilakukan oleh KIP Aceh Tamiang atas kinerjanya untuk melakukan coklit dan validitas pada pemilih. 

"Validitas data itu penting, supaya jangan sampai ada yang dobel, keliru atau sebagainya dan yang bertujuan dari proses coklit ini untuk meningkatkan kualitas data pemilih ," jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang,  Fadlon,  SH.I yang mengharapkan melalui Coklit ini akan menghasilkan data pemilih yang akurat. "Dengan data yang akurat dapat dipastikan Pemilu 2019 nanti akan menjadi berkualitas," sebut Fadlon.

Ia meminta, selama Coklit petugas Pantarlih agar selalu sabar. Sebab, akan ada berbagai kendala ditemui, misalnya saat mengunjungi rumah warga dan tidak ada orangnya dirumah maka petugas harus rela kembali mendata. 

“Masyarakat calon pemilih agar tidak ketinggalan saat pendataan Coklit. Sebab, data ini adalah salah satu poin untuk suksesnya Pemilu 2019, dalam arti kata jangan sampai ada pemilih yang tidak terdata” katanya.

Ketua KIP Aceh Tamiang, M. Alhamdha mengungkapkan, dipilihnya tokoh publik dalam coklit perdana tersebut dimaksudkan guna menjadi contoh ke masyarakat. Ia menambahkan peran publik figure mampu membuat masyarakat terdorong untuk lakukan hal yang sama.

"Nanti masyarakat bisa mencontoh mereka (Tokoh publik) yang kooperatif, sehingga memudahkan pantarlih untuk lakukan pendataan," ujarnya.

Dalam proses coklit ini, Sambung Alhamdha Pantarlih akan mendatangi rumah-rumah warga untuk memastikan keberadaan orang yang tertera dalam data pemilih. Dimana data pemilih ini merupakan data hasil sinkronisasi Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu terakhir.

"Pantarlih bertugas untuk memastikan semua pemilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) nantinya, memastikan keakuratan data pemilih, memastikan semua yang berhak memilih terdata, juga memastikan DPT bersih dari orang yang tidak berhak memilih," harapnya.

Dalam kegiatan coklit serentak tersebut di hadiri Ketua KIP Aceh Tamiang M.Alhamda,SH.I, Ketua Panwaslu Aceh Tamiang, Ferry Irawan Nasution, SH, Sekretaris KIP Aceh Tamiang, Aditia Purnama, PPK, anggota KIP Aceh Tamiang, Ishak Ibrahim, Kemalawati, Izuddin dan Adi Sartika serta Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih) dimasing - masing desa yang kunjungan tim. [] L24.005
Diberdayakan oleh Blogger.