Wali Kota, Bintang Resmikan Bumdes Cake And Bakery Penang Premier Penanggalan

Lentera24.com | SUBULUSSALAM --Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, SE meresmikan operasional Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) unit I Cake And Bakery Penang Premier Desa Penanggalan, Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam, Rabu (11/9).

Foto : Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, SE didampingi Wakil, Drs. Salmaza, MAP menggunting pita Toko Roti Bumdes Penanggalan Unit I, Cake And Bakery Premier Penang
Untuk pertama kali meresmikan Bumdes se-Kota Subulussalam pasca dilantik, Mei lalu, H. Affan Bintang apresiasi Kepala Desa, Wahyu dan pastikan soal Bumdes diatur dalam UU No. 6 tahun 2014. Ditegaskan, Bumdes untuk mensejahterakan masyarakat, memberdayakan seluruh potensi alam, ekonomi dan manusia. 

"Keberadaan Bumdes ini menjadi catatan penting bagi semua desa," tegas Bintang apresiasi Kases, Wahyu dan pastikan bangga jika semua desa benar-benar membuat Bumdes sesuai dengan mekanisme yang ada.

Foto : Wali Kota dan wakil Wali Kota dengan karyawan Cake And Bakery Premier Penang foto bersama
Bintang pun berharap, Bumdes ini bisa menjadi aikon bidang roti dan kue. "Pemko Subulussalam mendukung penuh semua Bumdes di daerah ini," tegas Bintang pada acara dihadiri Wakil Wali Kota, Drs. Salmaza, MAP, sejumlah unsur perwakilan Forkopimda, unsur Kepala SKPK terkait, Pj. Camat Penanggalan, Ronise Bancin, SSTP, sejumlah kepada desa setempat dan undangan lain.

Kepala Desa Penanggalan, Wahyudianto melaporkan toko roti Bumdes Penanggalan unit I yang didukung Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampong (DPMK) setempat sudah dirancang sejak tahun 2017. 

Namun tahun 2018 hanya bisa membeli pemenuhan alat, toko roti tersebut dan pada, 2019 beroperasi yang ditangani 12 karyawan. 

Wahyu pun yakin kalau tahun 2020 akan dibuka unit II Konveksi Bordir Komputer dan saat ini dua karyawan sedang dididik di Medan. "Alatnya dari berbagai tipe dan jenis, minimal butuh dana Rp200 juta untuk kepentingan ini," tandas Wahyu.

Pj. Camat Penanggalan, Ronise Bancin, S.STP mengatakan, sepuluh dari 13 desa di kecamatan ini telah memilki Bumdes mengelola berbagai jenis usaha, seperti satu KK ikan lele, wisata kelola air terjun dan lainnya.

Ronise pun minta tiga desa yang belum membentuk Bumdes, segera membentuk Bumdes. Dikatakan, hakikat Bumdes adalah untuk mendongkrak ekonomi masyarakat dan Bumdes harus dilaksanakan untuk PAD Desa dan dibentuk untuk menyelamatkan desa. 

Selain pengguntingan pita oleh wali kota tanda diresmikan operasional Bumdes di sana, ditampilkan tarian etnis Pakpak 'Mnapu Kopi' oleh sanggar daerah setempat, menikmati sejumlah kue produk toko ini, wali kota dan wali kota meninjau juga dapur Penang Premier. [] L24-013 

Diberdayakan oleh Blogger.