PPTK Proyek Irigasi Desa Tenggulun Tekankan Kontraktor Agar Bekerja Sesuai Bestek

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi desa Tenggulun, Khairuddin, ST.MT meminta pihak CV Darma Jaya Group selaku pelaksana kegiatan proyek, agar tetap melakukan pekerjaan secara profesional dengan hasil bangunan yang berkualitas.


"Saya sudah perintahkan agar pekerjaan yang hasilnya tidak sesuai dengan harapan segera dibongkar dan diperbaiki. Jadi beberapa hari lalu sudah saya tegur dan sekarang sudah ada yang diperbaiki dan diganti," ungkap Khairuddin saat dikonfirmasi Lentera24 via Ponsel, Kamis (12/9).

Dijelaskan Khairuddin, Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Aceh menginginkan proyek APBA 2019 senilai Rp. 10 miliar  dengan Nomor Kontrak: 602/KPA-O&P/749/2019 tersebut dikerjakan dengan baik agar bisa bermanfaat bagi seluruh rakyat dengan tujuan masyarakat sejahtera berkat adanya swasembada pangan.

"Saya harapkan juga kepada pengawas dari Dinas SDA Aagar melakukan pengawasan secara ketat terhadap proses kegiatan pembangunan," ujar Khairuddin.

Khairuddin menjelaskan, peningkatan pengawasan perlu ditingkatkan lagi demi menghindari terjadinya penyelewengan uang Negara pada kegiatan pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi permukaan rawa dan tambak di desa Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang itu.

PPTK ini juga menyatakan keinginannya agar pembangunan proyek tersebut dapat berjalan dengan baik. Sebab kata Khairuddin, jika proyek ini selesai, pihaknya terus berupaya agar pekerjaan dimaksud bisa berkesinambungan hingga tahun-tahun berikutnya.

"Kami dari Pemerintah Aceh berharap supaya anggaran pembangunan irigasi dapat terealisasi secara berkesimbangunan hingga mampu mengairi diseluruh areal persawahan seluas 1000 hektar," jelasnya.

Sebab ujar Khairuddin, setelah kegiatan ini dapat dirampungkan secara maksimal, pihaknya juga sudah menargetkan untuk melakukan pengusulan anggaran kegiatan pekerjaan jaringan irigasi menuju dusun Sumberjo (Tualang Tukul) Desa Tenggulun. 

"Tujuannya untuk kemakmuran ekonomi rakyat dan kesejahteraan dengan kehidupan berkecukupan pangan," papar Khairuddin.

Dikatakannya, saat ini pihaknya sudah mengantongi sejumlah laporan dilapangan terkait kinerja rekanan yang dianggap masyarakat disana masih kurang profesional terhadap proses pembangunan lining jaringan irigasi.

"Kita minta agar masyarakat disana bisa mendukung dan mempercayakan supaya  hasilnya bisa maksimal sesuai ketentuan yang kita harapkan," bebernya.
[] L24-002
Diberdayakan oleh Blogger.