Tim Asesor BAN-PT Visitasi STIT Hafas Subulussalam

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Tim asesor (penilai) Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) kunjungi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Fansuri (STIT Hafas) Kota Subulssalam, Jumat (9/8).

Foto:  Wali Kota Subulussalam, jajaran Forkopimda, anggota DPR Aceh terpilih dan Ketua STIT Hafas dengan Tim Asesor BAN-PT pada rangkaian Visitasi Asesor ke STIT Hafas, Jumat (9/8)
Kedatangan Tim Assesor BAN-PT, Prof. Dr. Ibnu Hadjar, M.Ed dan Dr. Atiyatul Ulya, MA yang memasuki area kampus STIT Hafas didampingi langsung Wali Kota, H. Affan Alfian Bintang, SE dan Wakil Wali Kota, Drs. Salmaza, MAP serta Ketua Ketua STIT Hafas, Drs. Abdurrazaq Naufal, MM.

Hadir di sana unsur Forkopimda, Kepala Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK), anggota DPRA dan DPRK terpilih, pembina yayasan Assilmi, sejumlah Kepala Lembaga Keistimewaan Aceh, unsur dosen/mahasiswa dan undangan lain.

Foto : Tim Assesor BAN-PT, Dr. Atiyatul Ulya, MA dikalungi selempang saat memasuki ruang acara di kampus STIT Hafas disaksikan Prof. Dr. Ibnu Hadjar, M.Ed, Wali Kota, H. Affan Alfian Bintang, SE, Wakil Wali Kota, Drs. Salmaza, MAP, Ketua Ketua STIT Hafas, Drs. Abdurrazaq Naufal, MM dan sejumlah undangan
Selain pembacaan alquran dan shalawat badar dipimpin, Marzuki, S.Sos dan lagu Indonesia Raya oleh Immah Angkat, acara ditutup doa oleh Ilyas, MA, dosen STIT Hafas.

Ketua STIT Hafas Drs. Abdurrazaq Naufal, MM melaporkan, STIT Hafas satu-satunya perguruan tinggi di daerah ini, milik Pemko setempat dan berada dalam Yayasan Assilmi. Berdiri sejak 2016, kini memasuki perkuliahan tahun ketiga atau semester enam dengan total mahasiswa 234 orang dan diasuh 26 dosen berstatus Nomor Induk Dosen Negeri (NIDN) dan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK).

"Dua tahun ke depan, STIT ini harus bisa naik status menjadi Sekolah Tinggi atau Institut bahkan Universitas (Hamzah Fansuri)," yakin Rozaq minta semua pihak, tak kecuali BAN PT membina terus STIT Hafas.

Sampaikan dukungan STIT Hafas bisa menjadi universitas, Wali Kota H. Affan Alfian Bintang, SE tegaskan sikapnya untuk pendidikan di daerah ini yang lebih baik dan bermartabat. "Peningkatan kualitas pendidikan bagian dari visi misi kami," tegas Bintang sebut program beasiswa S3 lima orang dan satu orang S2 dari Pemko Subulussalam serta penanganan beasiswa S1, S2 dan S3 dikelola Majelis Pendidikan Daerah (MPD) setempat menjadi salah satu bukti bentuk keseriusan itu.

Diakui kehadiran STIT Hafas sebagai salah satu solusi bagi tamatan SLTA di sana, pihaknya minta pengelola perguruan ini terus berbenah dan menambah program studi (prodi) sesuai kebutuhan.

Merespon positif Ketua STIT dan Wali Kota Subulussalam, Prof. Dr. Ibnu Hadjar, M.Ed mewakili BAN PT tegaskan keyakinannya kalau STIT Hafas bisa berkembang lebih baik, sejalan dengan banyaknya dukungan, terutama Pemko Subulussalam.

Dikatakan, masa depan STIT ini cerah, meski saat ini ada sejumlah keterbatasan. "Bukan kelemahan tetapi keterbatasan," motivasi Ibnu Hadjar pastikan STIT tidak berjalan sendiri dan diyakini bisa langsung menjadi universitas, tanpa melalaui jenjang sekolah tinggi atau institut.

Soal asesor STIT, Ibnu Hadjar akui sudah menelaah semua dokumen. Lalu kunjungan (visitasi) untuk melihat lebih detail semua perangkat pendukung STIT. "Mungkin ada yang tertulis tetapi faktanya tidak ada atau sebaliknya ada faktanya tetapi tidak tertulis," pungkas Ibnu Hadjar mengapresiasi keberadaan pengelola STIT dan Pemko Subulussalam atas dukungan positif terhadap perguruan tinggi ini. [] L24.013 (Khairul)


Diberdayakan oleh Blogger.