Rekayasa Lalulintas Menuju Aceh Tamiang yang Tertib

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dibawah kepemimpinan Bupati H Mursil SH MKn dan Wakil Bupati T Insyafuddin ST, untuk melakukan perubahan terus berlanjut. Kali ini keduanya meluncurkan Program Rekayasa Lalulintas yang nantinya akan diabarengi dengan penataan pusat pasar Kota Kualasimpang, dengan harapan Aceh Tamiang kembali Tertib seperti sediakala.


Foto : Bupati Aceh Tamiang, H Mursil SH MKn saat melaunching Program Rekayasa Lalulintas pada Rabu, 24/07/19 di Terminal Aceh Tamiang | Dok-Humas Setdakab Aceh Tamiang

Pantauan Lentera24.com, Senin (12/08), Program yang telah lama di nanti masyarakat itu kini sudah berjalan sejak di launching Bupati Aceh Tamiang pada 24 Juli 2019 yang lalu. Program itu juga merupakan salah satu janji "Bermutu" kepada masyarakat saat masa kampanye dulu. 

Meski berbagai pro dan kontra muncul, terutama bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di pinggiran jalan Cut Nyak Dhien dan Ahmad Yani, namun Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang tetap berkomitmen untuk terus melanjutkan program tersebut. 


Wakil Bupati Aceh Tamiang, T Insyafuddin ST yang ditemui Lentera24.com, beberapa waktu lalu optimis program rekayasa lalulintas ini akan berdampak positif terhadap penataan Kota Kualasimpang, terkhusus bagi seluruh masyarakat di Aceh Tamiang. 


Foto : Kondisi Terkini Program Rekayasa Lalulintas di Kota Kualasimpang | Dok-Razzaq

“Perlu diketahui program ini sudah sejak lama kita wacanakan dengan berbagai proses dan pertimbangan, terlebih program ini sudah mendapat izin dari Kementrian terkait, jadi program ini akan tetap berlanjut,” ujar Wakil Bupati sembari menyebutkan bahwa tahun ini Pemkab Aceh Tamiang sudah menganggarakan kurang lebih 6 M untuk penunjang program rekayasa lalulintas. 

Disamping itu, Wakil Bupati juga tidak menampik bahwa ada sebagian masyarakat, terkhusus para PKL yang merasa dirugikan atas program ini, namun pihaknya tetap akan membantu dengan mencarikan solusi bagi mereka yang di relokasi, sehingga program ini dapat diterima seluruh masyarakat. 


“Kita akan tetap upayakan mencarikan solusi untuk para PKL, karena mereka juga masyarakat kita, namun mereka juga harus paham bahwa program ini untuk kepentingan seluruh masyarakat Aceh Tamiang,” pungkas Wakil Bupati saat menerima audiensi para PKL beberapa waktu lalu. [] L24-004 (Razzaq) 


Diberdayakan oleh Blogger.