Manager PT PKLE 'Berang' Terkait Info Pungli Oknum Juru Parkir

Lentera24.com | LANGSA -- Maneger Wisata Hutan Mangrove  PT Pelabuhan Kuala Langsa Energi (PKLE), T Raja Syahrul SH, 'berang' terkait adanya informasi dari pengunjung bahwa ada oknum juru parkir yang memungut tarif parkir tidak sesuai ketentuan. 



"Kami berharap insiden pungli yang dilakukan oleh oknum pemuda di Area Wisata Manggrove Kuala Langsa, Minggu 09/06/18 tidak terulang kembali. Tarif parkir untuk kereta Rp.2000 namun ada oknum yang mengambil Rp.5000/unit, perbuatan pungli tersebut sungguh sangat memalukan," ujarnya, Senin (10/06). 

Ia menghimbau kepada para pengunjung jangan pernah memberikan kesempatan kepada oknum juru parkir yang meminta di atas harga yang sudah tertulis di tiket kendaraan. "Tarif parkir untuk kereta Rp.2000/unit sedangkan untuk Mobil Rp.5000/unit," jelasnya.

Dikatakannya lagi, jika ada keterlibatan karyawan perusahaan pengelola akan kita pecat agar ada efek jera dan sebagai contoh bagi yang lain, begitu juga sanksi bagi para juru parkir yang melakukan pungli kita keluarkan dari penjagaan parkir. 

"Kepada seluruh pelaku usaha pariwisata, serta masyarakat Kota Langsa agar selalu menjaga sopan santun dan tata krama bagi para wisatawan yang berkunjung. Karena hal tersebut merupakan salah satu kunci sukses dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan," tuturnya. 

Disamping itu, Ia juga menghimbau para pengunjung lokal di tempat wisata dapat menunjukkan sikap santun dan ramah kepada saudara-saudara kita dari seluruh daerah yang berkunjung. "Kita berharap denga sikap sopan, tamu-tamu yang datang dari luar daerah merasa aman dan nyaman selama berada di Kota Langsa," pungkasnya. [] L24-004 (Razzaq) 

Diberdayakan oleh Blogger.