Jalan Poros Menuju Tenggulun Terendam Banjir

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Badan jalan menuju Desa Tenggulun, Kecamatan Tenggulun Kabupatrn Aceh Tamiang kembali terendam air banjir. Banjir dimaksud terjadi sejak dua hari lalu, Senin (20/5). Terputusnya jalur darat pada jalan yang menghubungkan Tenggulun-Simpang Kiri itu, setidaknya hubungan lalulintas menjadi terkendala.

Kebun milik Zainuddin dibelakang rumahnya di Rt 3, Dusun Sumberjo, Tenggulun
Informasi yang diterima, banjir tersebut telah merendam jalan kawasan Blok 17, Sungai Merah Blok 5, Blok 6, Simpang Sisirau Blok 2, Sungai Merbo sampai menuju ke Selamat Datang Proyek Desa Tenggulun.

Dikabarkan pula, banjir tersebut akibat meluapnya sungai Tenggulun karena hujan yang mengguyur didaerah itu sejak beberapa malam lalu, ungkap Zainuddin, warga Rt 3 Dusun Sumberjo, Desa Tenggulun. 

Zainuddin menyebutkan, dampak dari meluapnya air sungai yang menggenangi dibeberapa titik badan jalan Tenggulun, warga disana harus menggunakan jalan lain jika hendak pergi ke kota Kecamatan Tenggulun di Simpang Kiri atau ke Kota Kualasimpang.

Bukan hanya itu, disebutkan Zainuddin, pada hari pertama air sungai meluap, sejumlah kebun dan ladang milik warga juga sempat terendam banjir. Bahkan hingga hari ini, air tersebut masih menggenangi lahan pertanian warga.

"Tiada jalan lain, kami harus melalui jalan kebun sawit milik salahsatu perusahaan untuk bisa sampai disini," ungkap Zainuddin, Selasa (22/5) kepada Lentera24 di Karang Baru.

Dijelaskannya, badan jalan yang terendam air, khusunya di kawasan Blok 17 tersebut menyebabkan tidak dapat dilalui oleh semua jenis kendaraan yang kerap melintas dijalan itu. 

"Mulai kendaraan kecil sampai dengan truk yang berukuran besar, semua tidak bisa melintas," imbuh Zainuddin.

Karim, penduduk Dusun Suka Damai Desa Tenggulun juga membenarkan kalau sejumlah titik pada jalan Tenggulun terendam air.

"Ini kebetulan saya sedang berada dijalan yang banjir, di Selamat datang ujung Kampung,  ini baru pulang dari kerja manen sawit dikebun milik tetangga," papar Karim menjelaskan. [] L24-002

Diberdayakan oleh Blogger.