Di Tikungan Manis Desa Jontor Terjadi Lagi Laka

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Tidak berselang lama dari peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di tikungan manis Desa Jontor, Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam berakibat tiga unit mobil ringsek terjadi, Kamis (13/3) silam, laka tunggal persis terjadi di titik serupa terjadi lagi, Jumat (29/3) sekira pukul 06.30 WIB.


Laka tunggal terjadi karena truk Canter HDL BK 9234 CN dikendarai Muniran alias Bungaran mengalami blong rem. Akibatnya, truk yang mengangkut 24 sepeda motor jenis yamaha dari berbagai type tersebut terbalik, sedangkan Muniran dan Hamdan tercampak ke luar. Untung, truk terhalang pepohanan sehingga tidak terjungkal lebih jauh ke jurang dengan kondisi bagian kiri truk terhempas ke tanah, pada sisi luar badan jalan.

Tak cuma bagian depan truk rusak parah, satu unit sepeda motor revo jatuh dan sisanya terikat di bagian truk yang sebagian rusak ringan. Truk datang dari Medan, Sumut tujuan Meulaboh, Aceh. 

Kepada media ini di lokasi kejadian, Hamdan dan Muniran alias Bungaran sopir satu dan dua beberapa jam pasca kejadian menuturkan, truk dipastikan blong rem. Kerusakan sudah diketahui sejak akan berangkat dari Medan. "Sekitar jam dua (baca: Jumat dinihari), remnya masih kami perbaiki di Sidikalang," jelas Hamdan mengaku berangkat dari Medan, Kamis (28/3) sekira pukul 19.00 WIB dan sempat singgah beberapa saat di Kabanjahe, Kab. Karo.

Hamdan dan Muniran, keduanya warga Lubuk Pakam, Kab. Deli Serdang mengaku sudah berulang ke daerah ini untuk kepentingan serupa. "Biasanya jam empat pagi kami sampai di Subulussalam," aku Bungaran menambahkan, selama perjalanan dia mengendarai mobil itu dalam kecepatan sedang karena mengetahui kondisi remnya sudah kurang baik. 

Mereka pun berencana akan memperbaiki rem truk itu di Kota Subulussalam, berjarak sekira 7 km dari lokasi kejadian. Namun tepat di lokasi kejadian, truk seperti meluncur saja tanpa bisa dikendalikan.

Akibat kejadian di sana, Muniran mengalami luka mata bagian kiri akibat terkena percikan kaca dan sakit pinggang. Beberapa saat pasca kejadian, Muniran dibawa warga setempat ke Puskesmas Jontor, berjarak sekira 1 km dari lokasi kejadian untuk penanganan medis. Sekira satu jam dirawat, Muniran kembali ke lokasi kejadian menemui rekannya, Hamdan.

Tidak berselang lama, sejumlah personel kepolisian dan polisi lalu lintas Penanggalan turun ke lokasi kejadian. Selain puluhan warga, tampak juga di sana Babinsa Desa Jontor dari Koramil setempat, A. Fauzi. [] L24-013 (Khairul)
Diberdayakan oleh Blogger.