Bupati Mursil: Satu Hari Tidak Kerja, Kota Kualasimpang Bisa Tenggalam Oleh Sampah


Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Tamiang, Sayed Mahdi, MSi, MMA berharap agar masyarakat harus memiliki kesadaran yang tinggi terhadap mahalnya nilai kesehatan. Modal paling dasar dalam memelihara kesehatan, tentu harus diawali dengan  menjaga kebersihan dilingkungan rumahtangga dan sekitar tempat tinggalnya.

Foto: Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH didampingi Bupati Mursil dan Plt Dinas Lingkungan Hidup, Sayed Mahdi, MSi, MMA saat melepas pasukan pegiat lingkungan yang akan mengutip sampah di Kota Kualasimpang, Aceh, Sabtu (2/3). (L24-Suparmin)
Bukan hanya didalam rumah tangga maupun ditempat lingkungan tempat tinggalnya saja, kata Sayed, selama ini masih banyak dijumpai tumpukan limbah rumah tangga yang dibuang secara sembarangan. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran sebagian masyarakat terhadap kebersihan tergolong masih rendah.

"Kita bisa melihat banyaknya sampah dipinggiran jalan, dari mulai Kota Kualasimpang menuju Kota Langsa. Banyaknya sampah yang berserakan dipinggiran jalan sangat mengganggu penglihatan mata," papar Sayed Mahdi pada pembukaan kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dihalaman Pendopo Bupati Aceh Tamiang, Sabtu (2/3).

Jika masyarakat masih belum juga menyadari betapa pentingnya kesehatan dengan membuang sampah disembarangan tempat, sambung Sayed Mahdi, maka akan berdampak dengan kerusakan lingkungan yang akhirnya menjadi sumber penyakit.

"Kita hidup diplanet yang namanya bumi, jika tidak ada yang perduli dengan sampah, maka bumi ini akan penuh dengan sampah," ujar Sayed.

Sayed juga memaparkan, setiap harinya, jumlah sampah yang berhasil diangkut oleh petugas kebersihan dari Kota Kualasimpang kian meningkat. Setidaknya mencapai angka sebanyak 30 ton perhari.

Menyikapi banyaknya sampah yang timbulkan dari limbah rumah tangga dan pedagang, Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, mengimbau segenap warga agar tetap mendukung kinerja pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan indah.

"Hari ini kita tunjukkan kepada semua orang, betapa bersihnya kota yang kita cintai ini. Mari kita tumbuhkan kebersamaan kita untuk perduli dengan sampah," ujar Mursil.

Sambung Mursil, kinerja petugas kebersihan perlu mendapat dukungan dari semua pihak. Hal itu perlu dilakukan demi tercapainya Kota yang asri dan sehat.

"Satu hari saja pak Sayed Mahdi tidak bekerja, maka Kota Kualasimpang akan tenggelam oleh sampah, dapat dibayangkan, dalam satu hari saja, di Kota Kualasimpang ini ada sebanyak 30 ton sampah yang diangkut ketempat pembuangan akhir. [] L24-002
Diberdayakan oleh Blogger.