SMP Berbasis Tahfiz Quran Pertama Di Aceh Tamiang, SMP Muhammadiyah Kualasimpang

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- SMP Muhammadiyah Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang merupakan sekolah SMP paling pertama yang memiliki program pendidikan berbasis Tahfizh Quran. SMP yang berbasis dengan ilmu keislaman ini memiliki sejumlah program yang mencetak generasi bangsa yang kuat, handal dan berjiwa luhur.


Di SMP dimaksud selain memiliki kelas reguler (biasa), juga  memiliki kelas unggulan full day school, kegiatan ini dilakukan sejak tahun pelajaran 2019-2020 mendatang, bahkan disekolah ini sudah ditetapkan bahwa bagi alumni SMP yang dipimpin Muhammad Fatah, MTH ini harus mampu menghafal Al-Quran, minimal sebanyak 5 Juz.

Saat ini, di SMP Muhammadiyah Kualasimpang, memiliki kelas unggulan full day school. Kelas unggulan tersebut sudah mulai dan dilakukan dengan jam belajar sejak pukul 7.30 hingga pukul 17.00 WIB dengan fasilitas ruang kelas full AC.

Kepala SMP Muhammadiyah Kualasimpang, Muhammad Fatah, MTH dikonfirmasi Lentera24, Jumat (8/2) mengatakan, disekolah yang memiliki 6 rombongan kelas (rombel) dengan jumlah 146 siswa ini memiliki 3 target yang diberlakukan bagi siswa-siswinya yang telah menamatkan pendidikan disekolah itu.

Foto: Kepala SMP Muhammadiyah, Muhammad Fatah, MTH sedang memantau jalannya proses pelajaran praktek komputer
"Target paling utama adalah, setiap siswa tamat, harus telah mampu menghafal Alquran, minimal sebanyak 5 Juz," ujar Fatah.

Kata Fatah, pihak sekolah telah menentukan Juz yang musti dihafal oleh para pelajarnya, yakni Juz 1, 2, 28, 29 dan Juz 30. Selain itu, ditarget kedua, siswanya juga harus mampu menguasai aplikasi komputer yang terdiri dari aplikasi perkantoran dan pemprograman komputer. Sedangkan target ketiga adalah mampu melaksanakan fardhu kifayah.

Foto saat proses wisuda Tahfiz Quran 1 Juz pelajar SMP Muhammadiyah pada 22 November 2018 lalu.
Lebih lanjut Muhammad Fatah mengatakan, selain dari 3 target yang harus bisa dikuasai oleh pelajarnya, dalam melakukan kegiatan belajar mengajarnya, SMP Muhammadiyah Kualasimpang dimaksud juga tetap memadukan kurikulum Nasional (K13) dengan program unggulan yang masing-masing adalah pendidikan Quran dan Hadist, Tajwid, Fiqih, SKI (Sejarah Islam-Tarikh), Bahasa Arab dan Komputer serta study tour.

Sedang pada pelajaran ekstra kulikuler, disekolah yang letak bangunannya berdiri ditengah kota Kualasimpang itu juga ada memiliki kegiatan Pramuka, Pencak Silat, Drum Band dan Computer. Disamping dari kegiatan dimaksud, setiap harinya, para siswa-siswi SMP Muhammadiyah Kualasimpang tetap menjalankan shalat Dhuha sebelum memulai rutinitas belajar.

Fatah menyebutkan, kedepannya bagi siswa yang berdomisili diluar Kota Kualasimpang dan sekitarnya, pihak sekolah menyediakan asrama untuk pondokan.

Para siswa sedang katihan Pramuka
Imbuh Fatah, sekolah yang diasuh oleh Ustadz Zainul, SHI (Imam Masjid Thursina, Desa Bukit Rata) tersebut, juga akan dilakukan pembimbingan untuk menciptakan dai dan daiyah.

"Kami tetap menempah kader-kader generasi muda yang Islami dan berkhlakul qarimah," tegas Muhammad Fatah.

Fatah juga menambahkan dengan menyebutkan sebuah hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan HR. Bukhari yang isinya, Khoirukum manja'allamal Qur'ana wa'allamah.

"Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Alquran dan mengajarkannya," terang Muhammad Fatah. [] L24-002.
Diberdayakan oleh Blogger.