Orang Indonesia Masuk Peringkat Lima Dunia Paling Sering Online

Lentera24.com | JAKARTA -- Indonesia masuk ke dalam jajaran negara yang warganya paling aktif menggunakan internet di dunia. Hal tersebut berdasarkan laporan terbaru kebiasaan online internet yang dirilis oleh HootSuite dan We Are Social. 


Foto : Sindonews.com
Indonesia bersama Filipina dan Thailand ada diperingkat lima besar negara yang masyarakatnya doyan berselancar di dunia maya. Filipina menduduki peringkat pertama di dunia dengan rata-rata waktu yang dihabiskan warganya berselancar di internet selama 10 jam 2 menit setiap harinya. 

Diperingkat kedua ditempati masyarakat Brazil dengan penggunaan internet rata-rata 9 jam 29 menit. Lalu Thailand diposisi ketiga dengan rata-rata menghabiskan 9 jam 11 menit di depan layar ponsel. 

Diposisi keempat ada Kolombia. HootSuite dan We Are Social mencatat warga Kolombia rata-rata menghabiskan waktu 9 jam setiap hari untuk bermain internet. 

Indonesia sendiri berada di peringkat kelima. Warganya rata-rata menghabiskan waktu untuk online selama 8 jam 36 menit per hari. 

Secara keseluruhan, Asia menjadi benua yang negara-negaranya menjadi catatan unik dalam laporan ini. Selain menjadi peringkat pertama negara dengan penggunaan waktu online tertinggi, juga menjadi negara yang penggunaan waktu online terjarang. 

Adalah Jepang yang menduduki posisi terakhir dalam laporan ini. Penduduk Negeri Sakura hanya menghabiskan waktu online rata-rata 3 jam 45 menit setiap harinya.

Laporan ini mengungkapkan 57% dari populasi global sekarang telah terhubung ke internet. Mereka rata-rata menghabiskan waktu selama 6,5 jam untuk online setiap hari. 

Temuan lain yang ada dalam laporan ini menunjukkan, sebagian besar waktu yang dihabiskan online dilakukan melalui perangkat mobile. Sedangkan aktivitas yang paling banyak dilakukan saat online adalah bermain sosial media. 

Laporan juga memetakan peningkatan eksponensial dalam jumlah pengguna internet baru. "Lebih dari 360 juta orang online untuk pertama kali pada tahun 2018, dengan tingkat rata-rata lebih dari satu juta pengguna baru setiap hari," kata Simon Kemp dikutip The Guardian, Sabtu (2/2/2019). [] SINDONEWS.COM
Diberdayakan oleh Blogger.