Jokowi Serang Prabowo Bertubi-tubi, BPN : Itu Bentuk Kepanikan

Lentera24.com | JAKARTA -- Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menyerang rivalnya, Prabowo Subianto saat berkampanye di Surabaya, Jawa Timur, dan Semarang, Jawa Tengah. Jokowi berbicara tajam menyerang balik menjawab serangan yang kerap menimpa pemerintahannya.

Foto : Detiknews
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai, serangan Jokowi ke Prabowo sebagai bentuk kepanikan petahana. Capres nomor urut 01 itu dinilai panik karena elektabilitasnya semakin rapat dengan pasangan nomor urut 02.

"Itu bentuk kepanikan karena survei menunjukan elektabilitas pak Prabowo alhamdulillah semakin meroket," kata Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pipin Sopian saat dihubungi, Minggu (3/1/2019).

Timses juga yakin Prabowo-Sandi akan menyalip elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin di bulan ini. Menurut Pipin, elektabilitas pasangan nomor urut 02 ini terus meroket, apalagi dia melihat dukungan masyarakat ke Prabowo-Sandi makin besar.

"Kami yakin bulan ini bisa melewati elektabilitas petahana. Buktinya setiap acara Prabowo-Sandi rakyat berbondong-bondong datang tanpa dibayar. Mereka hadir sendiri dengan uang pribadi mereka," ujarnya.

Pipin juga menyinggung kubu petahana yang menurutnya kerap melakukan blunder. Salah satu contoh yang disoroti Pipin yakni pernyataan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara soal 'Yang Gaji Kamu Siapa' yang belakangan sudah diklarifikasi. Pipin menilai blunder tersebut berdampak pada elektabilitas Jokowi.

"Bukti kedua, banyak pernyataan blunder dari pihak petahana yang sesat logika bagi pemilih kelompok menengah terkait gaji ASN," paparnya.

"Elektabilitas Prabowo-Sandi tak terbendung. Mohon doa dan dukungan semua pihak #2019GantiPresiden insyaallah terwujud dengan kemenangan Prabowo-Sandi," lanjut Pipin.

Sebelumnya, saat kampanye di Surabaya dan Semarang Jokowi menjawab isu-isu yang sempat menyerangnya. Jokowi bicara tajam menyerang Prabowo mulai dari isu Indonesia bubar hingga hoax Ratna Sarumpaet.

"Masa ada yang bilang Indonesia bubar dan Indonesia punah? Ya bubar sendiri saja, punah sendiri saja. Tapi jangan ajak-ajak kita rakyat Indonesia," kata Jokowi. [] DETIKNEWS
Diberdayakan oleh Blogger.