FSPPP-SPSI Aceh Tamiang Galang Dana Buat 2 Bersaudara Penderita Hidrosefalus

Lentera24.com | ACEH TAMIANG --
Kenyataan pahit yang dialami keluarga kecil Firmansyah (27) dan Nur Afni yang memiliki 2 orang anak penderita penyakit Hidrosefalus, membuat hati segenap Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan -Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSPPP-SPSI) Kabupaten Aceh Tamiang beserta jajaran diseluruh Pengurus Unit Kerja (PUK) dimasing-masing perusahaan tergerak untuk membantu meringankan beban yang dirasakan oleh keluarga Firmansyah.


Berbagai cara untuk penggalangan dana yang dilakukan oleh keluarga besar SPPP-SPSI ini, mulai dari mengumpulkan sumbangan sukarela dari para buruh sampai dengan cara pengutipan santunan dari pengguna jalan raya lintas Sumatera, Medan-Banda Aceh.

Salah seorang pengurus SPPP-SPSI Kabupaten Aceh Tamiang, Mariadi (45) kepada Lentera24, Kamis (7/2) menyatakan, selama timnya melakukan penggalangan dana dari pengendara yang digelar dikawasan alur selawi, Desa Sungai Liput Kecamatan Kejuruan Muda selama 4 hari sejak hari Minggu (3/1) hingga Rabu mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp.5.518.600.

Sambung Mariadi, dari angka rupiah yang didapat dari sumbangan para pengguna jasa jalan tersebut, belum termasuk dari sumbangan para buruh dari berbagai perusahaan yang tergabung didalam wadah serikat SPPP-SPSI diwilayah Aceh Tamiang.


"Bantuan ini murni sumbangan dari para dermawan pengguna jalan, sementara dari rekan-rekan pekerja belum ada yang masuk kepanitia," ungkap Mariadi yang kesehariannya sebagai pekerja di PMKS PT Sisirau di Alur Gantung, Desa Sidodadi Kecamatan Kejuruan Muda.

Mariadi juga menyebutkan, kegiatan sosial yang membawa nama bendera FSPPP-SPSI itu dilakukan diluar jam kedinasan kerja dari sejumlah anggota PUK FSPPP-SPSI berbagai perusahaan perkebunan maupun Pabrik kelapa sawit (PKS).

Ditanya tentang kapan jadwal penyaluran bantuan kepada Firmansyah selaku orang tua kandung dari Hilmi Alzikri dan Rifki Aulia Nazar penderita hedrosefalus, Mariadi belum mengetahui secara pasti kapan dilakukan pengirimannya.


"Kita lakukan ini semata hanya bertujuan untuk bisa membantu meringankan beban sesama hamba Allah. Kita hanya sebagai penggalangan dana yang kita kumpul dari para dermawan. Insya Allah segera kita kirim kepada yang bersangkutan setelah semua PUK telah menyetor hasil sumbangan dari para pekerja," tutur Mariadi. [] L24-002 (Suparmin).

Diberdayakan oleh Blogger.