Distribusi Dana BOK Puskesmas Manyak Payed Diduga Tidak Transparan

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Pendistribusian Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk mendukung program kerja di Puskesmas Manyak Payed, diduga belum transparan. Kamis (7/2/2019).

Foto : Kepala Puskemas Manyak Payed, Irwansyah SKM
Narasumber yang namanya tidak mau dipublikasikan pada para Wartawan menyampaikan, biaya kami perjalanan ke Kampung di potong sebesar Rp 30.000 per orang dan ada 18 program kegiatan di Puskesmas Manyak Payed.

"Setiap turunke lapangan biasanya jumlah kami bervariasi, terkadang 2 orang, ada juga 3 orang, tapi selalu didampingi oleh bagian promosi kesehatan (PromKes) dan selain itu diduga terjadi pembayaran double terhadap mereka yang turun ke Kampung, hal ini bisa terjadi dikarenakan mereka juga mengisi absen di kantor, sehingga selain menerima biaya perjalanan dinas bersumber dari BOK, mereka diduga menerima uang pelayanan dengan sumber dana kapitasi BPJS", tegas sumber.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Puskemas Manyak Payed, Irwansyah SKM menjelaskan "Dana perjalanan untuk setiap orang pada program turun ke Kampung nilainya bervariasi antara Rp. 100.000 dan Rp 150.000, hal ini dilihat dari jangkauan lokasi, serta jenis program yang dilaksanakan", terangnya.

Lanjut Irwansyah, Sumber dana dari BOK tidak ada pemotongan dari jumlah yang sudah ditetapkan berdasarkan Juknis (Petunjuk dan teknis), sedangkan untuk jumlah Staf yang harus turun ke lapangan, tidak dapat dibuat merata, jika hal itu terjadi, maka akan ada beberapa ruangan poli yang kosong, dan berdampak buruk terhadap pelayanan publik di Puskesmas. [] L24-006
Diberdayakan oleh Blogger.