Antisipasi Meluapnya Kembali Sungai Cijalu, TNI Bersama Warga Perbaiki Tanggul Yang Jebol

Lentera24.com | CILACAP -- Jebolnya tanggul Sungai Cijalu yang terjadi beberapa hari yang lalu mengakibatkan beberapa desa di wilayah Kecamatan Majenang terendam air. Selain Desa Mulyadadi, ada beberapa desa lainnya yang juga terkena dampak dari meluapnya air Sungai Cijalu seperti halnya di Desa Pahonjean.



Berbagai upaya telah dilakukan guna menormalisasikan kondisi tanggul Sungai Cijalu agar menjadi kuat. Salah satunya upaya yang dilakukan oleh anggota Koramil 13/Majenang yang terdiri dari Peltu Kusna, Pelda Miskun, Sertu Sahri dan Serda Teguh Sukamto. Bersama warga Desa Pahonjean, mereka bahu membahu memperbaiki kerusakan tanggul yang berada di Dusun Bangunsari Desa Pahonjean Kecamatan Majenang, Rabu (13/02).

Upaya tersebut dilakukan dengan mengisi karung dengan tanah untuk memperbaiki kerusakan tanggul. Kondisi terparah berada di belakang rumah Solihin warga RT 10/08 Dusun Bangunsari sehingga harus menyediakan karung yang berjumlah 700 kantong yang didatangkan dari BPSDA Serayu-Citanduy.

Menurut Peltu Kusna, kegiatan ini bermula dari ketakutan warga sekitar yang merasa khawatir dengan kondisi tanggul yang jobol karena apabila tidak segera diperbaiki maka kemungkinan akan menambah parah longsornya dan semakin melebar sehingga apabila hujan kembali turun warga di are pemukiman ini tidak tenang.

"Dalam sepekan ini curah hujan yang turun masih cukup tinggi ditambah lagi dengan angin yang ekstrim, sehingga mendorong kita untuk segera memperbaiki tanggul dan Alhamdulillah berkat kegotong royong kita bersama seluruh warga, tanggul yang sempat jebol kini kondisinya sudah cukup baik," terang Peltu Kusna

Dia berharap dengan adanya kerja bakti secara bergotong royong ini, warga lebih peduli lagi dengan kondisi lingkungan disekitarnya sehingga apabila terjadi kondisi yang sama, mereka dengan sigap berusaha untuk mengatasinya. Kita hanya memberikan motivasi dan dorongan semangat kepada warga karena kerja bakti ini juga untuk kepentingan mereka bersama, "imbuhnya

Sementara itu Sutrisno, Kepala Dusun Bangunsari Sutrisno yang juga berada dilokasi  itu menuturkan bahwa sebelumnya pihaknya telah berkoordinasi dengan Babinsa Pahonjean Serda Teguh Sukamto dan sepakat untuk segera mengambil tindakan perbaikan tanggul dengan cepat.

"Kami mengapresiasi dengan anggota TNI dari Koramil Majenang yang peduli dengan kondisi ini. Meskipun perbaikan untuk saat ini tidak sempurna, tapi setidaknya bisa menahan meluapnya air sungai ke pemukiman warga dikarenakan kondisi saat ini musim penghujan masih berlangsung," tutur Sutrisno

Dengan di pasangnya pancang dari bambu tersebut di harapkan dapat mengurangi luapan air ketika hujan turun sehingga meminimalisir masuknya air ke pemukiman dan  lahan persawahan milik. [] L24-015 (Tarwan)
Diberdayakan oleh Blogger.