Maskot : Penyidik Polres Serdang Bedagai Sudah Panggil 4 Orang Saksi

Lentera24.com | SERDANG BEDAGAI -- Maskot Kota Galuh berikan apresiasi yang setingi tingginya kepada Polres Serdang Bedagai karena telah respon cepat laporan Maskot terkait dugaan adanya indikasi Penjualan aset negara di dusun tiga Desa Kota Galuh.


Dalam Press rilis yang diterima media ini Jumat (25/1) Ketua Maskot Rustam (foto) menjelaskan bahwa, masayarakat Kota Galuh sangat mengapresiasi kinerja Reskrim Polres Serdang Bedagai yang sudah melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penjualan tanah aset  negara.

"Hari ini (Jumat_red ) pihak penyidik Polres Seradang Bedagai telah memanggil 4 orang saksi yang di ambil keterangannya terkait asal muasal sungai di dusun tiga desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan yang sudah beralih pungsi menjadi kandang ayam milaik salah seorang pengusaha warga keturunan Cenes".

Ada pun saksi yang di ambil keterangan oleh penyidik hari ini adalah Aminurahim mantan Kepala Desa Kota Galuh periode 1989 s/d 2007, M. Biak Purba mantan Seketaris Desa Kota Galuh periode 1971 s/d1987, Rafit Ziwar mantan Sekertatis Desa Kota Galuh  periode 1989 s/d 2007 dan M Ramli warga masyarakat yg pernah tinggal dekat lokasi sungai tersebut .

Aminurahim mantan Kepala Desa Kota Galuh periode 1989 s/d 2007 juga menambahkan bahwa apa yang di sampaikan nya kepada penyidik adalah kebenaran yang sesungguhnya dan di ketahui selama menjabat sebagai Kades Kota Galuh selama kurang lebih 17 tahun.

"Semasa saya menjabat Sebagai Kades Desa Kota Galuh lebih kurang 17 tahun, memang yang menjdi kandang Ayam sekarang ini dulunya Sungai dari jaman belanda", katanya. [] Roby Sinaga

Diberdayakan oleh Blogger.