Dayah Darul Fatah Gampong Teungoh Langsa Peringati Maulid Nabi

Lentera24.com | LANGSA -- Dayah Darul Fatah Gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, peringati Maulid Nabi Besar Muhammad, SAW 1440H, pada Minggu (06/01).



Kegiatan Peringatan Maulid ini turut dihadiri, Abu Idi Cut, Abi Lueng Angen, Waled Nu, Ketua DPR AcehTgk Sulaiman SE M SM, Walikota Langsa, Sekda Kota Langsa, sejumlah Angotata DPRK Langsa, Para Pimpinan Dayah dan Pengajian, para santri, serta sejumlah tamu dan undangan lainnya.

Usai ceramah yang disampaikan Tgk H Muhammad Jafar Sulaiman (Abi Lueng Angen) ditutup dengan Doa yang dibacakan Waled Nu. Serta dilanjutkan dengan penyerahan santunan dan bingkisan kepada 60 orang anak yatim yang diberikan oleh Ilham Pangestu serta dilanjutkan dengan shalat zuhur berjamaah dan makan siang bersama.

Tgk H Muhammad Jafar Sulaiman (Abi Lueng Angen) dalam ceramahnya di hadapan jamaah, peringatan Maulid Nabi untuk menteladani kehidupan Rasulullah Saw. Bagi para santri pondok pesantren Darul Fatah agar rajin menuntut ilmu, tekun beribadah, istiqamah dan jangan lupa minta doa orangtua supaya sukses dalam kehidupan.



Abi Lueng Angen juga menyinggung tentang karistik nabi yang tersebut dalam al-Quran. Mari kita selamatkan generasi muda kita dari perbuatan keji dan mungkar, jauhilah segala perbuatan syaitan. "Sebaik manusia orang yang selalu beribadat kepada Allah SWT, seburuk-buruk orang yang diberi umur panjang namun selalu berada dalam maksiat." Imbuhnya.

Pimpinan Dayah Darul Fatah Tgk H Zakaria Ahmad dikonfirmasi media ini mengatakan, saat ini jumlah santri yang mondok di Dayah ini sebanyak 100 orang. Alhamdulillah, kegiatan seperti ini rutin kita laksanakan setiap tahunnya. Kegiatan maulid Nabi sebagai pembinaan kepada santri agar memiliki akhlakul karimah, mengingat Nabi Muhammad SAW yang diutus ke muka bumi untuk memperbaiki akhlak umat. 

Namun yang terpenting makna dan hikmah Maulid menjadi penting untuk dikaji, ditelaah agar perayaan dan tradisi untuk memperingati kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW tidak sebatas pada seremonial belaka, tetapi mengandung makna yang filosofis-substantif. Semoga, para santri dan kita semua mengetahui sejarah perjuangan Nabi. [] L24-004 (Razzaq)

Diberdayakan oleh Blogger.