Datok Penghulu Rimba Sawang Diduga Jual Besi H

Lentera24.com | Aceh  Tamiang -- Datok Penghulu Rimba Sawang Kacamata  Tenggulun Kabupaten  Aceh  Tamiang di duga telah menjual aset kampung berupa besi H bekas jembatan di  Dusun Harapan kampung setempat.


" Pada hari Sabtu  5 Januari 2019 yang lalu, besi H jembatan telah dijual oleh Datok Penghulu ke agen Butut dari Sumut " sebut warga Kampung Rimba Sawang yang berinisial AMS kepada Lentera24.com di Karang Baru, Selasa 8 Januari 2019.

Menurutnya  besi H tersebut merupakan  aset kampung yang tidak boleh dijualbelikan. Namun saat ini besi besi H tersebut sudah dipotong berkeping - keping dan sudah di bawa ke Sumut. 

" Ya diperkirakan besi H tersebut  hampir mencapai dua ton dengan  harga 3000/kg " sebutnya. 

 Dia berharap kepada Datok Penghulu Said Razali agar segera mengumumkan hasil  dari penjualan besi H tersebut  kepada masyarakat.

" Atas dasar apa Datok Penghulu menjual besi H dan mengeluarkan surat jalan untuk  besi tersebut yang dilakukan tanpa adanya  musyawarah  di desa " ungkapnya.

Menurutnya, jika dalam waktu dekat ini Datok  Penghulu tidak menjelaskan dasar penjualan besi H tersebut, dirinya dan rekan - rekannya akan melaporkan  kepada pihak kepolisian agar kasus penjualan besi H tersebut dapat diusut hingga sampai agen botut sebagai penampungnya. 

Terkait penjualan besi H tersebut itu Datok Penghulu  Rimba Sawang Kecamatan Tenggulun, Said Razali dikonfirmasi  Lentera24.com via WhatsApp Messenger pribadinya mengatakan mengenai penjualan besi H tersebut sudah ada kesepakatan  dengan pihak MDSK,  LKMK, Imam Desa,  Kepala Dusun, Kaur Pemerintah beserta Khatib Desa. 

" Sudah ada kata kesepakatan dan uangnya digunakan untuk  pembangunan  Meunasah Dusun Harapan dan uangnya sudah diserahkan ke pengurus meunasah" jawab Datok Penghulu Said Razali. [] L24 - ERWAN.
Diberdayakan oleh Blogger.