Komunitas Seni Rajut Unsam Menggelar Refleksi 14 Tahun Tsunami Aceh

Lentera24.com | LANGSA -- Komunitas Seni Rajut Unsam Langsa Menggelar Refleksi 14 Tahun Tsunami Aceh dan penggalangan dana untuk korban Tsunami Banten, yang digelar di Strum Cofee pada hari Rabu (26/12) malam.



Saat dikonfirmasi media ini Ferianda Barus menjelaskan bahwa hari ini 26 Desember 2018 sudah 14 tahun Tsunami Aceh, dan Komunitas Seni Rajut memperingati setiap tahunnya. Namun malam ini kita juga dana untuk membantu saudra saudara kita di Banten yang baru saja mengalami guncangan Tsunami, katanya.

Refleksi 14 tahun Tsunami Aceh malam ini turut dimeriahkan dengan pagelaran Dramatisasi puisi yang dipersembahkan oleh Komunitas BG APID dan komunitas Rajut, Musik Akustik yang dipersembahkan olek Komunitas Heru Herlambang, KAKA. Sedangkan tarian tradisional dipersembahkan oleh KAKA.



Menurutnya, terselenggaranya kegiatan Refleksi 14 tahun Refleksi Tsunami Aceh ini berkat dukungan dari abang-abang leting yang terus memberikan dukungan yang sanggat luar biasa kepada komunitas seni rajut ini, katanya.

Sementara itu Musliadi S.pd selaku alumni Unsam Langsa mengatakan bahwa dirinya merasa bangga kepada adik adik penerus komunitas seni rajut yang gigih mengembangkan karia karia seni yang sangat apik dan bermutu, harapnya.

"Kita semua berharap Komunitas seni rajut ini mampu bertahan hingga kenerasi berikutnya, mengingat apa yang di lakukan oleh komunitas ini juga sangat positif ", imbuhnya.

Pagelaran Repleksi 14 tahun Tsunami Aceh ini hendaknya mampu mengetuk hati kita semua agar dapat merenungi betapa dasyatnya terjangan Tsunami pada 26 Desember 2004 silam. Mari sama-sama kita merenung dan memetik hikma dari musinah Tsunami Aceh yang telah merengutnya ribuan masyarakat Aceh, ujar Musliadi,S.pd yang juga Geuchik di Gampong Sungai Pusaka itu. [] L24-007 (Roby Sinaga)
Diberdayakan oleh Blogger.