Ternyata Kangkung Bisa Diolah Jadi Dodol

Lentera24.com | JAKARTA -- Biasanya kangkung sebagai bahan baku sayuran, tapi kali ini ada inovasi baru yang ditemukan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Alami di Desa Dahu, Serang, Provinsi Banten, bisa diolah menjadi dodol.

Foto : Ilustrasi
"Dari pertanian sayur kangkung yang ada di lingkungan Ponpes, kami coba-coba mengembangkan dengan produk dodol itu," kata ustadz Ubaidillah Azis dan ustad Abdul Kholik, pengajar Ponpes Alami, yang ditemui Antara di Ponpes yang berada di Kecamatan Cikeusal, Jumat.

Meski masuk dalam wilayah administratif Serang, untuk menuju Ponpes Nurul Alami mesti dilakukan melalui jalan terjal menuju ke lokasi.

Ponpes yang didirikan Kiai Amung Permana Yusup, S.Pdi -- di bawah naungan Yayasan Nurul Alami itu -- mendapat bantuan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI untuk mengembangkan pertanian kangkung dalam bentuk Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP).

Menurut Ubaidillah Azis, inovasi membuat dodol dari kangkung itu dilakukan karena bahan baku sayuran kangkung cukup banyak.

"Jadi, dari sebelumnya dijual dan diolah sebatas pada sayuran, pimpinan Ponpes kemudian memberikan arahan ada produk lain dari kangkung ini, sehingga muncullah ide membuat dodol itu," katanya.

Karena olahannya berbentuk dodol, ia membenarkan bahwa rasanya manis. "Dodol ini beraroma kangkung," katanya didampingi Sofian Hadi, Pengurus Harian YBM-BRI Kanwil Jakarta 3, yang cakupan areanya di wilayah Provinsi Banten.

Sedangkan, ustadz Abdul Kholik menambahkan bahwa inovasi pengembangan olahan dari kangkung itu dilakukan bersama-sama, baik oleh ustadz maupun santri dan santriwati di dalam BUMP yang berbentuk koperasi.

Namun, diakuinya bahwa produk dodol tersebut baru beredar di lingkungan internal Ponpes dan belum dikembangkan lebih luas. [] ANTARANEWS
Diberdayakan oleh Blogger.