Terancam 15 Tahun Penjara, Reza Bukan Tolak Pakai Pengacara

Lentera24.com | JAKARTA -- Presenter Reza Bukan terancam pidana maksimal 15 tahun atas kasus penyalahgunaan narkoba yang menjeratnya. Dia didakwa dengan dua pasal, yakni Pasal 112 dan Pasal 127 Undang-Undang (UU) No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dia dinyatakan terbukti memiliki tiga bungkus sabu-sabu dalam kantong kecil.

Foto : jpnn.com
Atas dakwaan itu, Reza Bukan memilih untuk membela dirinya sendiri tanpa bantuan pengacara. Hal itu diungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Renaldy Restayuda.

"Mungkin dia (Reza Bukan) tadi sudah ngomong sendiri di depan majelis hakim bahwa dia tidak akan memakai kuasa hukum dan dia membantu narik kuasanya diserahkan kepada majelis dan jaksa," kata JPU Renaldy Restayuda yang ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (31/10).

Padahal menurut Renaldy, majelis hakim sudah mencoba menawarkan kuasa hukum yang dibayar oleh negara. Tetapi, Reza Bukan menegaskan tidak akan menggunakan kuasa hukum.

"Hakim sudah memberikan untuk pengacara yang dibayar oleh negara, tetapi saudara Reza menolak gitu. Dia akan maju sendiri," ujar Renaldy.

Oleh karena itu, terhadap Reza diberi waktu dua minggu untuk mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan jaksa.

Sebelumnya, di dalam sidang, Reza Bukan membantah dakwaan jaksa. Kepada majelis hakim, Reza mengatakan bahwa tiga kantong kecil sabu yang dituduhkan bukanlah miliknya.

Diketahui, Reza Bukan ditangkap pada 30 juni 2018 di kediamannya di daerah Kedaung Kali Angke, Cengkareng. Saat itu, dia sedang menggunakan sabu dan diamankan ke Polres Metro Jakarta Barat. Belakangan, presenter yang terkenal dengan kelucuannya ini mengaku menggunakan sabu untuk menghilangkan stres. Reza diamankan lantaran kedapatan memiliki 3 paket sabu dengan bungkusan kecil, dengan berat yang berbeda, Reza mengaku sudah menggunakan sabu sejak empat tahun lalu. [] JPNN.COM
Diberdayakan oleh Blogger.