Sekda Aceh Timur Sampaikan KUA-PPAS APBK Tahun 2019

Lentera24.com | ACEH TIMUR -- Sekretaris Daerah Setdakab Aceh Timur, H. M. Ikhsan Ahyat, S.STP. M.AP menyampakan Dokumen Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBK Tahun anggaran 2019. Penyampaian tersebut berlangsung di Ruang A Dewan Perwakilan Rakyak (DPRK) Kabupaten Aceh Timur.

Foto : Dok. Humas Prov. Aceh Timur
Rapat paripurna I KUA-PPAS dipimpin langsung oleh Marzuki Ajad (Ketua DPRK), yang didampingi, Samsul Akbar, SE (Wakil Ketua DPRK), M. Nur, Spdi (Wakil Ketua DPRK) dan Drs. Zubir Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Timur serta turut dihadiri sebanyak 24 orang anggota Dewan dan para SKPK serta para kabag dilingkungan setdakab Aceh Timur.

“Rancanagan kebijakan umum anggaran pendapatan dan belanja Kabupaten Aceh Timur (KUA) dan Rancangan Plafon dan Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2019 merupakan implementasi dan Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten Aceh Timur (RKPK) tahun 2019 yang dipergunakan sebagai acuan dalam penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja Kabupaten Aceh Timur tahun anggaran 2019 yang merupakan bagian dari upaya pencapaian prioritas pembangunan.

Demikian di sampaikan Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH melalui Sekda Aceh Timur, H. M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP, dalam rapat Paripurna I, Selasa 13/11/2018.

Lebih lanjut disampaikan, total pendapatan daerah untuk tahun anggaran 2109 secara keseluruhan direncanakan sebesar Rp. 1.766.850.571,00 (Satu triliun tujuh ratus enam puluh enam miliar delapan ratus lima puluh juta tujuh ratus sembilan ribu lima ratus tujuh puluh satu rupiah).

Adapun total pendapatan daerah Aceh Timur yang bersumber dari, Pendapatan asli daerah sebesar Rp. 188.341.200.465,00, dana perimbangan sebesar Rp 1.133.308.488.000,00, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 445.201.021.106,75,” kata M. Ikhsan.

Sementara total belanja daerah untuk tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 1.787.551.394.547,05, dan belanja tidak langsung dialokasikan sebesar Rp. 1.169.734.189.504,6, sementara belanja langsung dialokasikan sebesar Rp. 617.817.205.042,45,” sebut M. Ikhsan.

Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan pendapatan daerah yang dianggarkan sekitar Rp. 1.766.850.571,00 (Satu triliun tujuh ratus enam puluh enam miliar delapan ratus lima puluh juta tujuh ratus sembilan ribu lima ratus tujuh puluh satu rupiah) dan belanja daerah sebesar Rp. 1.787.551.394.547,00, sehingga menyebabkan kondisi keuangan mengalami defisit sebesar Rp.20.700.684.976,05 dan kondisi keuangan defisit ini akan ditutupi melalui mekanisme pembiayaan daerah,” terang M. Ikhsan.

Sembagaimana dijelaskan bahwa penerimaan pembiayaan daerah tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 20.700.684.976,05 merupakan sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya sebesar Rp. 20.700.684.976,05,” ungkap M. Ikhsan.

Untuk tahun anggaran 2019, anggaran belanja daerah pemerintah kabupaten aceh timurmasih memprioritaskan pada program dan kegiatan pelaksanaan syariat islam, insfrastruktur publik, peningkatan  pemberdayaan ekonomi sosial masyarakat , penanggulangan kemiskinan, pencapaian standar pelayanan minimal (SPM) serta promosi potensi wilayah kabupaten aceh timur melalui pendekatan pengembangan kawasan kabupaten, “demikian disampaikan M. Ikhsan Ahyat dalam pidato penggantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran sementara Tahun anggaran 2019 untuk dibahas lebih lanjut dan disepakati bersama antara pihak legislatif dan pihak eksekutif. [] L24-012 (M. Amin)
Diberdayakan oleh Blogger.