Rawan Kecelakaan, Pemkab Aceh Tamiang Perlu Menambah Armada Bagi Siswa

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang masih perlu melakukan peningkatan, penambahan jumlah armada angkutan pelajar. Hal itu dipandang sangat perlu, karena kafasitas muatan bus sekolah tidak sesuai dengan siswa yang membutuhkan jasa armada angkutan yang tersedia.


Bus sekolah melaju dengan membawa penumpang pelajar melebihi kafasitas. Hal ini sangat rentan dengan kecelakaan. (Lentera24 - Suparmin)
Hal ini dialami para pelajar tingkat SLTP  yang mengenyam pendidikan dikawasan Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda. Pelajar dari daerah Semadam hingga yang bermukim diseputar perbatasan Aceh-Sumatera Utara yang membutuhkan jasa Bus Sekolah dimaksud setiap hari mengalami over kafasitas muatan.

Dengan situasi yang berdesak-desakan tersebut, sampai sejumlah siswa harus berdiri dipintu bus. Kondisi ini sangat beresiko tinggi bagi para pelajar. Terutama dengan yang namanya kecelakaan.

Pemandangan ini dapat dibuktikan dengan foto yang terekam oleh kamera Lentera24 pada Selasa (27/12) saat bus sekolah milik Pemkab Aceh Tamiang ini melaju dengan membawa siswa dari salahsatu sekolah di Sungai Liput menuju kearah Perbatasan Aceh-Sumatera Utara.

Diharapkan, sebagai antisipasi dan pencegahan terjadinya kecelakaan yang dapat menimbulkan korban luka dan korban jiwa bagi pelajar, hendaknya Pemkab Aceh Tamiang dapat menambah jumlah armada bus sekolah guna mengangkut para siswa disekolah itu.

"Harapan kita sebagai masyarakat kepada Pemerintah, agar ditambahlah bus sekolah, demi keselamatan bagi anak sekolah," ujar seorang warga Sungai Liput, Y. Syahputra kepada Lentera24, warga Sungai Liput, (27/11). [] L24-002



Diberdayakan oleh Blogger.