Rakor III Dayah Usulkan Sejumlah Rekomendasi

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Rakor (rapat koordinasi) III dayah yang difasilitasi Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Subulussalam diikuti 17 unsur pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes)/dayah di Ponpes Al Mansuriyah Desa Lae Bersih, Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam (1/11) usulkan 12 rekomendasi. 

Ketua MPD, Jaminuddin B, S. PdI pada gelar Rakor Pimpinan Dayah di Ponpes Al Mansyuriah, Kamis (1/11). Foto : Khairul/Dok. L24
Rakor sehari dibuka Wakil Wali Kota Subulussalam, Drs Salmaza, MAP juga dihadiri Ketua Komisi D DPRK, Haris Muda Bancin, Kabid Pendidikan Dayah Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah (DSI-PD), Kasi Pendis Kantor Kemenag dan Ketua Forum Komunikasi Pimpinan Dayah (FKPD), Ust. H. Mansur, S.PdI.

Ketua MPD Kota Subulussalam, Jaminuddin B, S.PdI kepada media ini, Jumat (2/11) menegaskan, P
dibutuhkan perhatian pemerintah terkait guru kontrak dan Pusat Kesehatan Pesantren (Puskestren) demi lebih menjamin kesehatan guru/santri di ponpes, tak kecuali magang bagi pimpinan dayah ke pesantren terbaik di Indonesia. 

Merinci 12 rekomendasi di sana, pengadaan guru kontrak, beasiswa S.1 alumni terbaik ponpes, magang bergilir bagi pimpinan ponpes, lomba bersih dan manajemen terbaik ponpes, gebyar pekan hari santri pada momen Hari Santri Nasional (HSN), penempatan tim medis di ponpes, penyemprotan asap nyamuk di ponpes, pelatihan life skill santri, pembangunan asrama dan MCK Ponpes, pembinaan rutin ponpes dari Kemenag. Lalu, rakor MPD setiap tahun, MPD fasilitator membentuk komite dan pembuatan SOP ponpes dan meminta lembaga Baitul Mal (BM) menyalurkan bantuan fisabilillah untuk santri miskin dayah.  

Rekomendasi akan diserahkan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta DPRK Subulussalam untuk dipertimbangkan masuk program di dinas yang membidangi program terkait melalui anggaran tahun 2019. [] L24-Khairul 

Diberdayakan oleh Blogger.