Presiden La Liga: Liga Super Eropa Akan Matikan Liga Champions

Lentera24.com | SPORTS -- Presiden La Liga, Javier Tebas, merasa gusar dengan wacara Liga Super Eropa yang kembali hangat belakangan ini. Ia menganggap kompetisi tersebut akan mematikan kompetisi besar di Spanyol serta Liga Champions.

Foto : Bola.net
Konsep Liga Super Eropa itu sendiri sebenarnya merupakan wacara lama yang kembali dihembuskan. Sang pencetus ide merupakan sosok penting di Real Madrid saat ini, yakni Florentino Perez.

Berita soal perkembangan kompetisi itu sempat meredup. Namun setelah adanya pertemuan antara perwakilan klub raksasa Premier League dan seorang pengusaha, Stephen M. Ross, di tahun 2016, rencana itu kembali muncul ke permukaan.

Rencana tersebut sebenarnya sudah mendapatkan pertentangan dari UEFA itu sendiri. Dan baru-baru ini, Tebas melontarkan penolakannya soal wacara Liga Super Eropa kepada publik.

"Liga Super Eropa akan menjadi akhir dari La liga dan juga Liga Champions. Saya mendefinisikannya dengan kasar, agar semua orang paham," ujar Tebas kepada Goal.

"Superliga seperti sebuah proyek yang ditulis pada sebuah bar jam lima pagi, sebuah proyek dari presiden klub yang berbeda," lanjutnya.

Tebas gusar lantaran Liga Champions sendiri dianggapnya sebuah kompetisi yang telah sempurna. Dan kehadiran Liga Super Eropa hanya akan membuatnya serta seluruh sepak bola menjadi cacat.

"Anda memikirkan laga Real Madrid melawan Manchester United, dan di atas kertas itu adalah laga yang besar. Tetapi tentu saja, salah satunya bisa berada di posisi 11 dan yang lainnya di peringkat 10," tambahnya.

"Liga Champions harus ada, bentuknya telah sempurna. Tetapi bentuk Liga Super Eropa akan menyakiti sepak bola dan, dalam jangka panjang, akan menyakiti klub besar juga," tandasnya.

Selain itu, kembali menurut Tebas, Liga Super Eropa akan berimbas besar pada sisi ekonomi serta komersil klub-klub besar. Terutama bagi mereka yang hanya menempati posisi-posisi bawah klasemen. [] BOLA.NET

Diberdayakan oleh Blogger.