Aceh Timur Laksanakan Sosialisasi 4 Pilar Wawasan Kebangsaan

Lentera24.com | ACEH TIMUR -- Dewasa ini kesadara akan nilai-nilai wawasan kebangsan bagi masyarakat dirasakan sudah sangat berkurang pada era globalisasi terutama bagi kaum muda, masyarakat umum atau kaum muda mearasa akan kepentingan persatuan dan kesatuan hanya urusan pemerintah bukan masyarakat, hal tersebut dibuktikan banyaknya konflik antar suku, agama dan golonggan yang terjadi di tanah air disertai dengan ketidak kompaknya antar golongan masyarakat itu sendiri. Hal ini merupakan senjata utama pihak-pihak tertentu atau pihak asing yang tidak menginginkan Indonesia ini aman dan damai sekaligus memecah belah antar masyarakat yang beranekaragam suku dan agama yang tersebar dari sanag hinga meuroke seba negara Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki 17.000 pulau lebih dengan memiliki beraneka ragam suku, adat, budaya dan bahasa yang memeluk beraneka ragam agama dan keyakinan.


Foto : Dok, Humas Aceh Timur
Beranjak dari hal tersebnut, sekaligus utuk mencegah timbulnya konflik diantara masyarakat, suku dan golonggan, pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau KesbangPol melakukan sosialisasi empat pilar wawasan kebangsaan bagi para tokoh masyarakat, agama, perempuan, pemuda, perwakilan LSM dan unsur wartawan yang berlangsung selama satu hari bertempat di aula gedung serbaguna Aceh Timur.

Buparti Aceh Timur melalui Asisrten I Bidang Pemerintahan, Drs. Zahri, M.AP dalam sambutannya ketika membuka acara Sosialisasi empat Pilar Kebangsaan mengatakan pada hakikatnya isi daripada empat butir pilar kebangsaan ini sebenarnya sudah sebelumnya, namun dirangkaikan kembali alam satu sosialisasi agar anak-anak bangsa tidak melupakan nilai-nilai dasar negara, nenanamkan nilai-nilai kebangsaaan, memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara, menanamkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, semangat, kegotong royongan, kerukaunan beragama, suku, ras dalam satu bingkai negara kesatuan republik indonesia. Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini dapat dijadikan sebagai pembangkit semangat, membangun akan kesadaran kitan semua untuk semakin memahami empat pilar kebangsaan yang merupakan dasar dan acuan bagi kita semua dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara, hidup rukun dan damai dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia menambahkan peran semua unsur elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat khususnya dalam menjelaskan arah kebijakan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah oleh karenanya ia mengharapkan kepada seluruh peserta sosialisasi empat pilar kebangsaan ini dapat mengikuti acara ini dengan bersunguh-sunguh agar nantinya apa-apa yang telah disampaikan oleh para narasumber bisa kembali disosialisasikan kepada masyarakat disekitarnya.

Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Timur, Adlinsyah, S.Sos, M.AP dalam laporannya mengatakan maksud dan tujuan diadakannya acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan untuk tokoh masyarakat ini adalah untuk menyatukan persepsi  dikalangan tokoh masyarakat untuk memahami nilai dari Pancasila serta norma-norma yang tertuang dalam UUD 1945, kebhinekaan suku bangsa dan semangat mencintai NKRI dengan harapan tumbuh kesadara hidup berbangsa dan bernegara.

Adapun yang menjadi narasumber dalam acara sosialisasi adalah kapolres aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, SIK, M.Hum, dandim 0104 Aceh Timur yang diwakili oleh Pasitel Lettu CBH Rofingi AS dan unsur akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Negeri Samudra Langsa. [] L24-012 (M. Amin)
Diberdayakan oleh Blogger.