Guru Sekolah Terpencil di Atim dapat Bantuan Sepmor

Lentera24.com | ACEH TIMUR -- Tujuh orang tenaga pengajar sekolah terpencil dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur, mendapat bantuan hibbah sepeda motor dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Bantuan hibbah tersebut bersumber dari anggaran APBK Aceh Timur tahun 2018, pada Selasa (30/18).


Tujuh unit bantuan hibbah sepeda motor tersebut diserahkan oleh Asisten II Sekdakab Aceh Timur, H. Usman A Rahman, SH.SP, didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, MPD, dan Kabid Dikmen Agussalem, S.Pd, di halaman kantor Dinas Pendidikan dan kebudayaan setempat.

“Harapan kita kepada seluruh penerima bantuan sepeda motor hibbah ini dapat mempergunakan sepeda motor ini untuk sarana transportasi ke sekolah,” kata Asisten II Sekdakab Aceh Timur, H. Usman A Rahman.

Ia mengajak semua guru di pedalaman Aceh Timur terus berdedikasi tinggi dengan niat yang ikhlas dan positif untuk mencerdaskan anak bangsa di daerah pedalaman Kabupaten Aceh Timur.

“Sehingga kedepan mutu pendidikan di daerah terpencil dapat bersaing dengan sekolah yang ada di perkotaan,” kata Usman A Rahman.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, MPD mengatakan bahwa bantuan sepeda motor tersebut merupakan hibbah murni dari Pemerintah Aceh Timur tahun anggaran 2018.

“Bantuan ini merupakan hibbah murni kepada guru sekolah daerah terpencil yang berdedikasi tinggi dan yang telah lama berjasa dalam mendidik anak bangsa di daerah ini,” kata Saiful Basri.

Ia merincikan, tujuh unit bantuan sepeda motor tersebut diserahkan kepada, Budiman Guru SDN 3 Lokop Kecamatan Serbajadi, Dubaidah, A.Ma. Pd Guru SDN 1 Julok Rayeuk Utara Kecamatan Indra Makmur, Kamruddin Guru SDN Ranto Panyang Rubek Kecamatan Pante Bidari.

Fikriah Wardayani, S.Pd Guru SMPN 1 Lokop Kecamatan Serbajadi, Islahuddin, S.Pd Kepala SMP 2 Simpang Jernih, Drs. M. Nasir Kepala SMPN 2 Simpang Jernih, dan Drs. Abdul Aziz Kepala SMPN 5 Pante Bidari.

“Bantuan hibbah sepeda motor ini bertujuan untuk memperlancar aktivitas tugas sebagai seorang guru di daerah pedalaman. Harapan kita kedepan bantuan ini akan berlanjut di tahun selanjutnya,” demikian Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri.

Zubaidah (44) Guru SDN 1 Julok Rayeuk Utara Kecamatan Indra Makmur, yang telah 16 tahun bakti di sekolah itu, mengaku dirinnya sangat bersyukur atas bantuan hibbah ini.

“Terimakasih kepada Pemerintah Aceh Timur yang telah memberikan bantuan ini. Saya sendiri adalah K2 yang tidak lulus dan telah bekerja selama 16 tahun. Alhamdulillah hari ini saya mendapat bantuan sepeda motor hibbah ini,” ujar Zubaidah. [] L24-012 (M. Amin)
Diberdayakan oleh Blogger.