Brantas Korupsi, Kakan BPN Aceh Timur Deklarasikan Zona Integritas

Lentera24.com | ACEH TIMUR -- Kantor Pertanahan Aceh Timur mencanangkan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Digelarnya acara ini sebagai wujud nyata gerak cepat yang dilakukan oleh Kakan BPN Aceh Timur, Yuliandi Djalil.


Acara Pembacaan Deklarasi dan Penandatangan Piagam Zona Integritas dipimpin oleh Kepala Kantah Aceh Timur, Yuliandi di Kompleks Pusat Pemerintahan Aceh Timur, Kamis (04/10) kemarin.

Di sela-sela kegiatan Yuliandi mengatakan bahwa, pencanangan Zona Integritas mengacu pada Peraturan Menteri PAN & RB Nomor 52 tahun 2014 dan dipertegas dengan Surat Edaran Menteri ATR/BPN Nomor 140/40.1/I/2018 perihal Pembangunan Zona Integritas, ujarnya.

Menurut Yuliandi, predikat menuju WBK dan WBBM adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar menajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, serta penguatan pengawasan dan penguatan akuntabilitas kerja.

Sedangkan Grand Design reformasi birokrasi adalah tercapainya tiga sasaran pelaksanaan program reformasi birokrasi, yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas kolusi, korupsi, nepotisme, serta peningkatan pelayanan publik. Tutup Yuliandi yang telah sukses mewujut kan Kota Langsa satu peta itu.

Sementara itu menurut Saiful,S.P.M.H. selaku Kakanwil BPN Provinsi Aceh bahwa, program-program yang akan dicanangkan untuk mewujudkan Zona Integritas ini. "Kita ingin pemerintahan bersih, berwibawa, dan lebih baik lagi", harapnya.

Saiful melanjutkan, diantaranya dengan melakukan trainning, internal corporate value dan membuka layanan pengaduan dengan whistleblower system, imbuhnya. 

Acara pencanangan Zona Itegritas turut dihadiri oleh Pejabat Pemkab Aceh Timur Eselon IV, Eselon V, para Staf dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Kantah Aceh Timur serta disaksikan oleh Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN, Inspektur Jenderal Wilayah I ATR/BPN, Kakanwil BPN Provinsi Aceh, Aparat Penegak Hukum, Ketua BPI KPNPA RI, Pemda Aceh Timur dan Tokoh masyarakat setempat.

Dengan hadirnya Yuliandi di Aceh Timur sebagai Kakan BPN tentunya akan membawa nuansa baru dan perubahan dalam mewujutkan impian masyarakat yang ingin memiliki sertifikat tanah nya dengan cara yang mudah cepat dan tidak perlu membuat kantong robek. [] L24-007 (Robi Sinaga)
Diberdayakan oleh Blogger.