AKN Kota Subulussalam Rencanakan Empat Prodi

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Akademi Komunitas Negeri (AKN) Kota Subulussalam direncanakan membuka empat Program Studi (Prodi) diawal operasionalnya, berharap terealisasi tahun 2019 mendatang. Rencana itu disepakati melalui dua hari gelar workshop Perencanaan AKN Subulussalam, Sabtu - Minggu (20-21/10) di hotel Hermes One Subulussalam yang dibuka dan ditutup Wakil Wali Kota, Salmaza.   

Foto : Ketua MPD Subulussalam, Jaminuddin B, S.PdI pada penutupan Workshop Perencanaan AKN Kota Subulussalam, Minggu (21/10)
Mewakili narasumber workshop, Yusria dalam sambutannya sesaat workshop akan ditutup wakil wali kota mengapresiasi proaktif semua peserta workshop selama dua hari yang fokus kepada diskusi, berawal dari pembuatan kerangka, analisa kekuatan, penajaman visi dan misi terkait rencana pendirian AKN di Subulussalam.

Dikatakan, empat rencana prodi disepakati itu meliputi bidang Informatika Komputer Jaringan dan Entrepeneur, Teknologi Produksi Peternakan, Teknologi Budidaya Perkebunan dan Teknologi  Pengolahan Produksi Kelapa Sawit. 

"Masih perlu dibahas beberapa persoalan sebagai penajaman, tentunya dukungan pemerintah daerah diperlukan," tandas Yusria dihadapan Wali Kota Subulussalam terpilih, H. Affan Alfian Bintang, SE yang proaktif mengikuti sejumlah rangkaian workshop bersama Wakil Wali Kota, Salmaza. 

Wakil Wali Kota Subulussalam, Drs. Salmaza, MAP mengapresiasi jiwa kekompakan dan ketekunan semua peserta workshop, terlebih para narasumber dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Dr. Ashabul Anhar, M.Sc, Dr. Yusia Abu Bakar, M.Sc dan Ahmad Baihaki, SP, MM yang tergabung dalam tim Prof. Humam Hamid, seperti disampaikan Ketua MPD yang sekaligus selaku penyandang dana kegiatan di sana berharap, apa yang menjadi gagasan dan keputusan dalam workshop bisa terealisasi. 

Salah seorang peserta workshop, Syukri Anhar terpisah menegaskan, AKN yang diharapkan segera terwujud di Kota Subulussalam akan mampu memacu kemandirian generasi muda demi percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkarakter di daerah ini. 

"Harus berkarakter, jangan justru kebun sawit warga yang hanya sedikit dijual," tandasnya yakin, AKN menjadi salah satu solusi untuk pekebun sawit atau usaha lain yang dibina AKN ke depan.  

Kepada penggagas dan perintis AKN Subulussalam, tak kecuali tim Prof. Humam Hamid, pengusaha dan pekebun sawit ini berharap tidak berhenti berkarya sebatas pendirian AKN. [] L24-Khairul 

Diberdayakan oleh Blogger.