Caleg Partai Demokrat Dapil, Perlu Keseimbangan Keterwakilan

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Demokrat Daerah Pemilihan (Dapil) 9 DPRA Aceh, H. Asmauddin, SE tegaskan perlu keseimbangan keterwakilan dapil ini untuk lebih memudahkan jalur komunikasi ke Pemerintahan Provinsi Aceh ke depan.



Dikatakan, dirinya telah ditetapkan sebagai Caleg Partai Demokrat pada nomor urut 9 Dapil 9 Aceh oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.


Diketahui, Dapil 9 Aceh meliputi Aceh Singkil, Kota Subulussalam, Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya (Abdya). "Sudah ditetapkan oleh KIP Aceh dan menurut saya perlu diwujudkan keseimbangan keterwakilan perolehan kursi di Dapil 9 secara adil," tegas Asmauddin.


Asmauddin (foto), mantan Pj. Wali Kota Subulussalam (perdana) dan mantan Pj. Bupati Aceh Singkil ini mengatakan, mencaleg dari Partai Demokrat sudah merupakan pilihan karena diyakini akan mampu menjadi jembatan untuk meraih kursi DPRA Aceh, 2019. 


Selain ingin menjadi salah seorang penggagas hingga penyambung aspirasi masyarakat Dapil 9 ke pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di bidang pemerintahan, infra struktur dan kemasyarakatan, keseimbangan keterwakilan perolehan kursi di Dapil 9 yang adil perlu menjadi pertimbangan segenap komponen masyarakat. 


Belajar dari pengalaman, pada Pemilu 2009 menurut Asmauddin, dari sebanyak sembilan kursi yang tersedia untuk Dapil 9, tak seorang pun perwakilan Aceh Singkil dan  Kota Subulussalam yang lolos ke DPRA. Bahkan pada Pemilu 2014 dengan kuota yang sama, hanya satu orang dari Kota Subulussalam yang lolos ke DPRA. 


"Fakta ini sangat merugikan daerah dan belum menggambarkan keseimbangan keterwakilan antar Kabupaten/Kota dalam Dapil 9," nilai Asmauddin berharap, maju menuju DPRA Aceh mendapat dukungan masyarakat terkait. 


Asmauddin pun memohon doa dan bantuan masyarakat dalam wilayah Dapul 9 untuk tidak ragu mencoblos DPRA Dapil 9 Nomor Urut 9 Partai Demokrat atas nama H. Asmauddin, SE.


Pernah menduduki sejumlah jabatan tingkat Pemerintahan Provinsi Aceh di Banda Aceh, mantan Pj. Wali Kota Subulusalam, mantan Pj. Bupati Aceh Singkil dan menjadi salah satu pasangan Kandidat Wali Kota Subulussalam 2018 beberapa bulan lalu ini menegaskan, tekad untuk mewujudkan harapan dirinya perlu didukung semua pihak. [] L24-Khairul
Diberdayakan oleh Blogger.