UAS yang Ditawari Uang Rp 1 Miliar Hingga Rp 1 Triliun Agar Jangan Bicara Keras

Lentera24.com | SYARIAT -- Cara menguji orang dan menguji emas bisa dilakukan dengan mudah. Menurut pendakwah, Ustadz Abdul Somad (UAS), dirinya ditawari uang agar tidak bicara keras dalam berdakwah.

Foto : Serambi
"Cara menguji orang dan emas, ini caranya", katanya Ustadz Abdul Somad. Kalau menguji emas, bakar emas itu.

"Kalau dikasih emas kawin, dibakar, kalau menjadi hitam, itu tandanya palsu, itu caranya", katanya. Sedangkan untuk menguji orang, menurut UAS, kalau mau menguji orang kasih dia uang.

"Sekarang, banyak orang yang berubah karena uang", katanya tanpa menyebut siapa orang-orang yang telah berubah itu.

Karena itu, UAS menyebutkan, dirinya juga tidak luput dari godaan uang yang sangat besar jumlahnya.

"Jadi, nanti, kalau ada yang bertanya, Ustadz Somad mengapa cakap keras? Jawab saja, karena belum dapat duit", katanya berseloroh.

Kalau UAS sudah berubah, bicara lemah, tidak lagi bicara keras, maka kata dia, saat itu, dirinya sudah menerima sejumlah uang agar bungkam melihat kemungkaran yang terjadi.

"Jadi, saya ditawari Rp 500 juta, tidak mau. Ditawari Rp 1 miliar, tidak mau, Ngapain masuk neraka karena Rp 1 miliar saja, sikit kali", katanya memberikan ungkapan bahasa Melayu, yang berarti sedikit sekali.

Meski demikian, kata UAS, bagaimana kalau jumlahnya Rp 1 triliun, mau kah?

"Kalau jumlahnya Rp 1 triliun, mau masuk ya? Iya pula", katanya menunjuk ucapan sejumlah orang yang menyaksikan secara langsung dakwah tersebut.

Walau Rp 1 triliun, kata UAS, dia tetap tidak akan mau.

"Karena, uang itu hanya ibarat jari telunjuk dimasukkan ke segelas air, kemudian diangkat, maka air yang menetes dari ujung jari itu seperti uang yang ditawarkan tersebut", katanya.

Dalam kesempatan ini, UAS membang sedang memberikan nasihat kepada sejumlah orang, sejumlah politisi, dan berbagai kalangan lainnya, yang dengan cepat berubah.

Menurut UAS, jumlah uang yang tampak menggoda itu tiada artinya untuk kehidupan di akhirat, kelak.

Meski, UAS dengan tegas menjelaskan, jika dirinya kemudian berubah dengan tidak lagi bicara keras, maka kala itu, dirinya sudah mau dibungkam oleh sejumlah uang.

UAS menegaskan, dirinya tidak akan menukarkan kepercayaan yang telahy diterima dari Allah SWT hanya untuk ditukar dengan sejumlah uang. [] SERAMBI



Diberdayakan oleh Blogger.