Reses Anggota DPRK Mustaqim : Sulitnya Ekonomi, Emak - Emak Menginginkan Pemberdayaan Ekonomi Produktif.

" Banyak sekali muncul persoalan ekonomi yang mereka hadapi. Keinginan emak - emak bukan hanya sekedar mengurus rumah tangga.  Tapi bagaimana emak - emak dapat membantu sulitnya ekonomi yang mereka hadapi. Jadi emak - emak ini menginginkan pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan "

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Mustaqim Politisi Partai Aceh dari Daerah Pemilihan (Dapil) II keluar masuk kampung demi menjaring aspirasi rakyat di daerah pemilihannya.


Masyarakat yang ia sambangi kebanyakan dari warga pedalaman dan kaum emak - emak. Dalam resesnya tersebut, Mustaqim diserbu dengan  beragam keluhan warga yang bersifat umum dan fundamental yang selama ini mereka alami.

Reses Tahap II Anggota DPRK Aceh Tamiang ke daerah pemilihan masing-masing ternyata benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masyarakat alami.

Mustaqim yang juga Politisi Muda Partai Aceh  ini menampung segala aspirasi hingga curahan hati warga yang merupakan konsituennya dengan tetap setia menyahuti problem yang dihadapi warga untuk dicarikan jalan keluarnya.

" Banyak sekali muncul persoalan ekonomi yang mereka hadapi. Keinginan emak - emak bukan hanya sekedar mengurus rumah tangga.  Tapi bagaimana emak - emak dapat membantu sulitnya ekonomi yang mereka hadapi. Jadi emak - emak ini menginginkan pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan " sebut Mustaqim.

Tanggapan Mustaqim terhadap harapan masyarakat.

Mustaqim di sela-sela kegiatan resesnya kepada Lentera24.com  Sabtu 4 Aguatus 2018 di Kampung Gelanggang Merak Kecamatan Manyak Payed menjelaskan, berbagai masalah disampaikan warga dalam reses, mulai dari sarana ibadah, pendidikan, sektor pertanian, infrastrktur jalan dan paling banyak usulan ekonomi produktif.

“ Dalam setiap pertemuan, masyarakat ingin masalah yang mereka hadapi dapat diselesaikan. Mulai dari sarana infrastruktur jalan, sarana olahraga, kesehatan dan fasilitas umum. Banyak juga emak - emak  menyuarakan terkait permasalahan desa, pembangunan saluran irigasi dan jalan usaha tani serta peningkatan pemberdayaan ekonomi bagi emak - emak,” terang Mustaqim.

Menurut Mustaqim terhadap usulan pembangunan yang disampaikan masyarakat kepada wakil rakyat di masa reses dengan keluhan dan aspirasi bisa terealisasi pada anggaran APBK 2019.

“Sesuai dengan tugas dan fungsi yang ada pada kami sebagai anggota dewan, semua keluhan masyarakat akan saya perjuangkan  agar pemerintah segera merealisasikannya,” sebutnya.

Mustakim mengatakan, sesuai dengan mekanisme aspirasi nantinya akan disampaikan ke pihak Pemkab  Aceh Tamiang melalui agenda rapat paripurna penyampaian hasil reses anggota dewan, kemudian akan dibahas bersama untuk memilih aspirasi yang mana yang akan dimasukan dalam skala prioritas penganggaran.

“ Kehadiran saya di tengah-tengah masyarakat bukan karena menjelang tahun politik, tapi reses ini atau momen anggota dewan kembali ke dapil yang harus dijalankan dalam menjaring aspirasi rakyat yang selama ini tidak tersalurkan,” tegasnya.

Mustaqim akan berusaha untuk mengakomodir aspirasi masyarakat dalam program kerja ke depannya baik melalui APBK maupun bantuan secara pribadi.

Namun demikian pada bagian lain, Mustaqim menyatakan, dari beberapa usulan yang disampaikan masyarakat melalui kegiatan reses anggota dewan ini tidak semuanya dapat terakomodir, karena tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Apabila tidak bisa dimasukan di tahun ini, maka usulan akan diakomodir di tahun anggaran berikutnya. Artinya semua aspirasi warga diserap untuk direalisasikan secara bertahap,” ungkap Mustaqim mengakhiri. [] L24-005

Diberdayakan oleh Blogger.