Peringati Hari Ozon Sedunia, Wabup Tamiang Awali Tanam Pohon

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Menyambut hari Ozon Seduni tahun 2018, Wakil Bupati Aceh Tamiang, T. Insyafuddin ST, Jumat (31/8) melakukan penanaman pohon kayu. Kegiatan yang dipusatkan diarea bumi perkemahan Pramuka, Desa Ara Sembilan, Kecamatan Bandar Pusaka dimaksud diawali dengan penanaman pohon kayu meranti oleh T Isyafuddin.

Dalam sambutannya, Insyafuddin mengatakan, gerakan penanaman kayu tersebut merupakan bentuk upaya menyelamatkan bumi dari kerusakan hutan. Sebagaimana diketahui bahwa hutan yang ada diderahnya sudah mengalami kerusakan yang sangat memptihatinkan. Kerusakan hutan itu terjadi di kawasan darat maupun dikawasan pesisir.



Kepala dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Tamiang,  Syamsul Rizal, SAg menyebutkan, bibit kayu jenis meranti, merbau, keruing dan trembesi tersebut merupakan bantuan dari pihak KPH Wilayah III yang berkantor di Kota Langsa.

"Bibit kayu ini akan kita tanam diarea hutan kota dan dibhumi perkemahan pramuka. Tujuan penanaman kayu ini diantaranya untuk menyelamatkan hutan dari kerusakan serta mencegah longsor," ujar Syamsul dilokasi kegiatan.

Sementara itu, Kepala kesatuan pengeloaan hutan (KPH) wilayah III, Darmi dikonfirmasi menyebutkan, sebanyak 200 batang bibit kayu yang disumbangkan kepada Pemkab Aceh Tamiang akan dilanjutkan hingga bantuan bibit manggrove.

"Rencana awal sebanyak 2000 batang dulu, dan akan dilakukan sebanyak banyaknyak di tamiang," ujar Darmi.

Imbuh Darmi, penanaman kayu selanjutnya juga akan dilakulan di manggrov, karena KPH Wilayah tiga mrmiliki bibit kayu sebanyak 200 ribu batang, kegiatan ini ujar Darmi merupakan program tahun 2018 ini.

Kegiatan gerakan penanaman pohon dalam memperingati hari ozon sedunia  tahun 2018 ini juga melibatkan banyak personil yang dari berbagai pihak termasuk dari Kodim dan Polres Aceh Tamiang.

Selain itu, sesuai data yang berhasil dihimpun, personil yang terlibat dalam penanaman kayu itu terdiri dari, DLH, sebanyak 50 orang, pramuka, 40 orang, siswa binaan Forum konservasi leuser (FKL) 30 orang, dan dari KPH Wilayah III sebanyak 30 orang. [] L24-002.


Diberdayakan oleh Blogger.