Nilai Perhelatan Pilkada Usai, Wali Kota Disarankan Berkoordinasi

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Nilai perhelatan Pilkada serentak, khususnya Kota Subulussalam telah selesai meski sempat masuk ke ranah MK dibuktikan dengan gelar rapat pleno Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam terkait penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam terpilih 2019-2024, Senin (13/8) lalu, Wali Kota, Merah Sakti disarankan mau berkoordinasi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam terpilih.


Saran berkoordinasi terkait dengan pembuatan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) sesuai surat Mendagri RI No. 903/6291/Otda, sifat penting, perihal Arahan Kebijakan Dalam Penyusunan KUA dan PPAS tahun 2019 per 2 Agustus 2018 kepada Gubernur dan Bupati/Walikota Se-Indonesia.

Seorang warga Subulussalam, Jaminuddin B (foto) melalui rilisnya diterima, Kamis (16/8) mengatakan, persoalan di sana sangat penting karena semata-mata demi masyarakat dan Kota Subulussalam. Diapun berharap, persoalan Pilkada tidak lagi diperdebatkan, kepentingan daerah dan masyarakat justru harus tetap dikedepankan dan menjadi prioritas.

Menyangkut rangkaian Pilkada, Jaminuddin menilainya sangat aman, terkendali dan demokratis. Bahkan inisiatif pasangan Affan Alfian Bintang - Salmaza sehari pasca Pilkada mendatangi semua rivalnya patut mendapat acungan jempol dari semua pihak sangat diapresiasi.

"Betapa terasa sejuk tontonan seperti ini", aku Jamin menambahkan, sejak otonomi Aceh Singkil maupun Kota Subulussalam, kandidat pemenang mendatangi rivalnya belum pernah terjadi.

Ia menilai, sikap ini menjadi salah satu indikator kalau wali kota terpilih menghargai dan berharap para rivalnya untuk bersama-sama memberikan saran dan pemikiran yang terbaik demi bumi Sada Kata Kota Subulussalam ke depan. [] L24-Khairul
Diberdayakan oleh Blogger.