Lanjutan Pelebaran Jalan, Larangan Pengerjaan Dipampang

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Dalam situasi pekerjaan lanjutan pelebaran jalan panjang sekira satu kilometer menuju lokasi perkantoran Pemerintah Kota Subulussalam, Jalan Raja Tua, Desa Lae Oram, Kec. Simpang Kiri, Subulussalam dalam dua pekan terakhir, setidaknya tampak di dua titik areal terkait tulisan larangan pengerjaan.

Foto: Satu titik tanah yang diduga menyisakan persoalan sehingga dilarang dikerjakan. Foto diambil, Rabu (1/8)
Pelarangan itu diduga muncul atas inisiatif pemilik tanah. Pasalnya, pesan ditulis di atas kertas ukuran sedang di sana berisi 'Tanah Ini Belum Diganti Rugi, Tolong Jangan Dikerjakan'. 

Pantauan hingga, Kamis (2/8) pengerjaan tetap berlanjut di sana, kecuali pada titik yang dipasang larangan.

Belum diketahui pemilik dan persoalan pasti dasar larangan pengerjaan terkait tanah berukuran depan antara 5-10 meter di sana, dari Pj. Kabag Tata Praja Setdako Subulussalam, Wildan Sastra juga belum berhasil diperoleh keterangan kendati telah dikonfirmasi via WA melalui nomor kontaknya, Kamis (2/8). [] L24-Khairul
Diberdayakan oleh Blogger.