Jelang Hut RI ke 73 Babibsa Ramil 22 Ajak Warga Bergotong Royong

Lentera24.com | LANGSA -- Menjelang Hut RI ke 73 Babinsa Ramil 23/Langsa Timur Kodim 0104/Atim gandeng geuchik Sungai Pauh Pusaka Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa mengajak warga untuk bergotong royong membersihkan lingkungan, Minggu (5/8).


Pada media ini Danramil 22/Langsa Barat Kodim 0104/Atim Lettu Inf. Sukamti melalui Babinsa Serda Sigit mengatakan, gotong royong ini merupakan budaya nenek moyang kita yang tidak boleh dilupakan, karena dengan bergotong royong semua bisa kita laksanakan, ujarnya.

"kami selaku Babinsa memberikan apresiasi kepada Musliadi Spd, selaku Geuchik Desa Sungai Pauh Pusaka, meski usianya tergolong sangat muda bahkan geuchik termuda se kota Langsa namun gagasannya dan caranya memimpin patut diacungi jempol", katanya lagi.


Apa lagi kata Babinsa, keinginannya memberantas n@rkoba di desanya sangat luar biasa dan bukan isapan jempol belaka, dibuktikan dengan gagasannya membangkitkan ronda malam dan melakukan sweeping di tengah malam kepada orang orang yang masuk kedesa, jika ini terus dijalankan kami meyakini desa ini akan aman dan berih dari n@rkoba, pungkasnya.


Musliadi Spd, selaku Geuchik Sungai Pauh Pusaka menambahkan, kami selaku masyarakat sangat berterimakasih kepada seluruh anggota Koramil 23/Langsa Barat yang telah memberikan dukungan penuh kepada kami dalam menjalankan roda pemeintahan di desa, ujarnya.

Bahkan geuchik juga mengapresiasi gerakan sepontan yang dilakukan oleh Serda Husaini, pasalnya begitu menerima laporan dari warga ada plat beton yang sumbat karena papan malnya tidak dibuka, tanpa fikir panjang Serda Husaini mengambil sebatang kayu langsung masuk kedalam parit yang bauk busuk untuk membongkar mal kayu yang menyebabkan air tersumbat, tutupnya 

Sementara itu Serda Husaini mengatakan apa yang dilakukannya adalah wujud pengabdian kepada rakyat, karena sejatinya TNI hadir dari rakyat dan untuk rakyat.

"Apa saja yang TNI lakukan semata mata demi kepentingan Negara dan rakyatnya, sebab tanpa rakyat TNI juga tidak berarti, untuk itu marihlah sama-sama kita bahu membahu menjaga keamanan dan ketenteraman lingkungan masing-masing, pungkasnya.

Pantawan media ini gotong-royong tersebut mendapat antusias masyarakat, bahkan geuchik tidak sungkan masuk parit bersama TNI anggota Ramil/22 Langsa Barat. [] L24-007 (Roby Sinaga)
Diberdayakan oleh Blogger.