Jadi Gunjingan Legislatif dan Eksekutif, PT Semadam Mangkir dari Panggilan Ketua DPRK Aceh Tamiang

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Managemen PT Semadam absen saat diundang secara resmi oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH terkait persoalan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap seorang kerani Afdeling dua, Asri Mansyur yang juga sebagai ketua Pengurus Unit Kerja (PUK) SPPP-SPSI unit kerja PT Semadam. PHK tersebut diterima Asri melalui surat PHK yang diterbitkan dan ditandatangani Manager PT Semadam, Ir Rusli. PHK dimaksud terhitung sejak 6 Juli 2018.



Mangkirnya PT Semadam dari undangan ketua DPRK setempat dengan alasan yang diantaranya sedang mempersiapkan diri dalam menghadapi aksi mogok kerja dari karyawannya terkait pemecatan ketua PUK nya, Asri Mansyur pada 16 Agustus besok.


Meskipun tidak dihadiri pihak perusahaan, namun berdasarkan data yang ada, para pihak yang ada dalam forum yang dihadiri Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Aceh, Chairul Sugara, Semin dan Nirwan, Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon,SH, Ketua Komisi D, Syaiful Bahri,SH dan tiga anggota Komisi D, Saiful Sofyan, Salbiah dan Irma Suryani. Asisten 1 Setdakab, Mix Donal, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Tamiang, Drh Yusbar dan Kabid Hubungan Industrial (HI), Drs Supriyanto serta pihak korban serta Ketua Pengurus PC FSPPP-SPSI dapat menyimpulkan kalau diperusahaan dimaksud telah mengambil kebijakan yang salah terhadap pemecatan Asri Mansyur.


Catatan kelam di dinas tenaga kerja dan transmigrasi Kabupaten Aceh Tamiang terhadap berbagai angka pelanggaran undang undang ketenagakerjaan yang dilakukan PT Semadam menambah keyakinan pihak Legislatif dan Eksekutif kalau perusahaan tersebut selalu kerap melakukan kesewenang wenangan terhadap buruh beserta hak haknya. [] L24-002


Diberdayakan oleh Blogger.