Himappkossu Kecewa dengan Pemko Subulussalam

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Himpunan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Kota Subulussalam Sumatera Utara (Himappkossu) kecewa dengan sikap Pemko Subulussalam, terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DPK), terkait gagalnya pertemuan lanjutan yang pada, Selasa (31/7) kemarin disepakati digelar hari ini, Rabu (1/8) di ruang kerja Sekda Kota Subulussalam.

Foto: Suasana pertemuan mahasiswa Himappkossu dihadiri asisten I Setdako, M. Ya'kub KS (kanan) dan Kabid DPK, Kamsi di ruang kerja, Sekda, Rabu (1/8)
Kekecewaan itu diungkapkan mahasiswa pada pertemuan dihadiri asisten I Setdako, Drs. HM, Ya'kub KS, MM dan Kabid DPK, Kamsi Selian di ruang kerja, Sekda, Rabu (1/8) diliput sejumlah wartawan.

Soal alasan Sekda berada di luar daerah sehingga jadwal itu batal dinilai melukai hati mahasiswa. Padahal pada pertemuan, Selasa kemarin  ditandai penandatanganan berita acara yang difasilitasi Kabid, Kamsi Selian, anggota Komisi D, Syafrizal Putra Chaniago dan anggota Komisi C DPRK, Jamasa Cibro, gelar pertemuan, Rabu turut dihadiri Sekda, Damhuri dan Kepala DPK, Irwan Yasin.

Mahasiswa pun menilai kalau keberadaan pejabat sepenuhnya diketahui pihak terkait sehingga penjadwalan yang dilakukan, Selasa kemarin semestinya bukan terkesan sekedar mengulur waktu atau menenang-nenangkan hati mahasiswa.

Diketahui, agenda pertemuan menyusul orasi Himappkossu, Selasa (31/7) di Simpang Tiga Tugu Bank Aceh dan ruang sidang DPRK yang menilai kalau kebijakan Pemko Subulussalam telah melukai hati mahasiswa Subulussalam. Realisasi renovasi asrama putra Mahasiswa Kota Subulussalam di Medan, Sumatera Utara yang dijanjikan, 2017 omong kosong, bahkan isu terjadi pengalihan dana terkait untuk kegiatan lain menjadi dasar dilakukan perlawanan.

Nilai terjadi sejumlah persoalan di tubuh DPK dalam kepemimpinan H. Irwan Yasin, M.Si mahasiswa minta Wali Kota, Merah Sakti mencopot jabatan Kepala DPK itu. [] L24-Khairul
Diberdayakan oleh Blogger.