Hari Ini Wali Kota Buka Musda IV DPD II KNPI Kota Subulussalam

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Meski semula dijadwalkan Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Subulussalam 2018-2024, Kamis (30/8) dibuka Wakil Wali Kota, Salmaza, panitia memastikan diundur hingga hari ini, Jumat (31/8) dan akan dibuka langsung Wali Kota, Merah Sakti.

Ketua MPD Subulussalam, Jaminuddin B, S.Pd
Ketua Panitia Musda, Kaya Alim, Kamis (30/8) menjelaskan, adanya pengunduran sehari dari jadwal semula terkait persoalan teknis dan kesiapan panitia belum rampung. 

"Rencana akan dibuka langsung Wali Kota di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam besok, Jumat", terang Kaya Alim menambahkan, pengunduran dilakukan melalui rapat internal, Kamis (29/8). Alasannya, belum final persiapan dan sejumlah pendapat, saran dari Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kota Subulussalam.

Menjawab sejumlah nama, kandidat ketua yang muncul, Alim akui belum punya data akurat. Dari sejumlah sumber menyebutkan, sosok Abdul Rahman Maha, Edi Syahputra Bako dan Jaminuddin B muncul di sana. 

Abdul Rahman Maha, Ketua Himpunan Mahasiswa Sosial Demokrat (Himasosdem) di Sekretariat PWI Kota Subulussalam mengaku, tekad menjadi ketua didasari untuk melakukan perbaikan organisasi KNPI ke depan. 

"Bukan dilandasi materi, tetapi murni untuk pengabdian sebagai pemuda, merangkul semua unsur pemuda dan menggerakkan organiasi kepemudaan serta pengurus kecamatan yang selama ini vakum," pungkas Rahman, sebutkan
tugas pokok fungsi KNPI adalah mengayomi, memberdayakan dan menjadi wadah penggerak organisasi kepemudaan.

Jaminuddin B, S.Pd (foto) dikonfirmasi, Kamis (30/8) enggan berstatemen terkait pencalonan dirinya. Jamin lebih kepada menyoroti perubahan jadwal Musda.

Ditegaskan, tidak patut intervensi, termasuk penandatanganan undangan tak mesti oleh wali kota. Lalu jika wali kota berhalangan hadir boleh diwakilkan kepada wakil, sekda atau pejabat lain, seperti asisten, kepala dinas terkait. "Bukan jadwalnya dirubah," sesal Jamin.

Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Subulussalam inipun menaruh curiga kalau perubahan terkait intervensi waktu wali kota. "Indikasi penyebab organisasi kepemudaan vakum selama ini akibat intervensi," tegas Jamin pastikan tantang intervensi pihak manapun jika terpilih menjadi Ketua KNPI Kota Subulussalam periode 2018-2024.

Dikatakan, apapun alasan perubahan jadwal tidak masuk akal, terlebih undangan sudah berjalan dan wibawa panitia juga harus dijaga. Dia bahkan khawatir kalau untuk jabatan Ketua KNPI melalui Musda hari ini, Jumat ikut diseting sang pejabat nomor satu daerah ini.

Diakui, salah satu latar belakang maju sebagai kandidat Ketua KNPI ingin mereformasi total agar lembaga kepemudaan daerah ini lebih wibawa dan profesional. Dicontohkan organisasi Gabungan Anak Subulussalam (GAS) dinilai mampu berkiprah di Bumi Sada Kata Kota Subulussalam, apalagi lembaga besar KNPI yang disuport APBK daerah.

Seperti undangan Pembukaan Musda, 30 Agustus, ditandatangani Ketua dan Sekretaris Panitia Musda, Kaya Alim, SH dan Yusri, S.PdI diketahui Ketua dan Sekretaris DPD II KNPI Subulussalam, Ade Sourya Martha dan Rasumin, sedangkan untuk, 31 Agustus oleh Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti. [] L24-Khairul

Diberdayakan oleh Blogger.