Bandal Tapi Cengeng, Pimpinan PT Semadam Dikabarkan Ngadu ke Bupati Aceh Tamiang Minta Suaka

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Pimpinan PT Semadam di Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang sudah kehabisan akal untuk menangkal dan menutupi kelemahan serta kesalahan-kesalahan dan berbagai pelanggaran undang-undang ketenagakerjaan yang telah dilakukannya terhadap karyawan maupun terhadap peraturan berlaku yang ditetapkan oleh pemerintah namun tetap dikangkanginya.

Walaupun sikap bandel yang melekat erat ditubuh pimpinan perusahaan, namun anehnya sang pimpinan perusahaan ternyata memiliki sikap cengeng dan terkesan pengecut dalam menghadapi kenyataan sebagai imbas dari segala kebijakan egonya itu.
 
Bukti pelanggaran yang dilakukan pihak Managemen perusahaan yang bergerak disektor perkebunan karet dan kelapa sawit tersebut dapat dibuktikan dengan putusan PN Banda Aceh yang memenangkan perkara atas tuntutan yang dilakukan serikat pekerja PC FSPPP-SPSI Kabupaten Aceh Tamiang sebagai pemegang kuasa 7 orang buruh yang diperlakukan semena-mena oleh perusahaan, yakni di PHK secara sepihak.

Kemelut diperusahaan yang satu ini terus terjadi tanpa henti. Sejak masuknya organisasi serikat pekerja beberapa tahun lalu diperusahaan kawakan di Tamiang ini, baru bisa terungkap atas segala kebobrokan kebijakan pimpinan yang juntrungannya keblinger. Sebab segala kebijakan yang diterapkan tersebut, dari sisi kebaikannya yang menguntungkan para buruh justru sama tipisnya seperti kulit bawang.

Dugaan intimidasi dan dugaan penindasan terhadap buruh kerap terjadi, hal itu menyangkut dengan masalah upah maupun persoalan penerapan peraturan sepihak tanpa dilandasi dengan pondasi perundang undangan ketenagakerjaan secara menyeluruh, ungkap Ketua PC FSPPP-SPSI Kabupaten Aceh Tamiang, Tedi Irawan SH baru baru ini.

Akhirnya para buruhpun menggeliat, sehingga satu persatu berbagai kasus yang menimpah buruh mulai bermunculan kepermukaan. Pantauan wartawan Lentera24, pengaduan kasus yang dilakukan buruh ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Tamiang ternyata dari PT Semadam merupakan perusahaan paling menduduki peringkat teratas. Hal itu dibenarkan oleh Kabid Hubungan Industrial (HI) pada Dinas dimaksud, Drs Supriyanto.

Sungguh memilukan, saking seringnya mendapatkan panggilan dari Pemerintah terkait penyelesaian HI, rupa rupanya pihak pimpinan perusahaan mulai kuwalahan dan kerepotan. Untuk menutupi kesalahan dan segala kelemahannya, baru baru ini Pimpinan perusahaan yang berkantor di Kota Medan Sumater Utara, Rusli Rani beserta sejumlah petinggi managemen PT Semedam yang berkedudukan di Kabupaten Aceh Tamiang, dikabarkan datang beramai ramai menemui Bupati H.Mursil dengan dugaan untuk meminta perlindungan suaka. [] L24-002
Diberdayakan oleh Blogger.