Belum Dibayar Gaji 3 Bulan, 304 Eks Karyawan PT Parasawita Demo di Kantor Bupati

Lentera24.com | ACEH TAMIANG --"Ya Allah dengarkan doa kami, kami minta jabatan Bupati Aceh Tamiang tidak sampai lima tahun", terdengar jelas doa dari seorang ibu yang ikut dalam aksi unjuk rasa Eks Karyawan PT. Parasawita yang bergabung dalam DPC Serikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI) Kabupaten Aceh Tamiang.


Doa tersebut dilantunkan oleh seorang ibu bernama Juminem yang menjadi perwakilan mewakili rekan - rekan seperjuangannya memperjuangkan  304 karyawan yang belum dibayar gajinya selama tiga bulan setengah oleh pihak perusahaan saat audiensi di ruangan kerja Sekda setempat, Rabu 25 Juli 2018.

Selain gaji karyawan, PT Parasawita juga dilaporkan belum membayar pesangon terhadap 18 orang karyawan yang telah meninggal dunia. Seharusnya pesangon tersebut dibayar untuk kebutuhan para anak yatim yang ditinggal oleh almarhum bapak-bapak mereka.

Juminem dengan pawakan paru baya ini sangat beralasan untuk mendoakan bupati karena sebelum duduk sebagai Bupati Aceh Tamiang, telah berjanji kepada mereka, akan menyelesaikan persoalan mantan karyawan tersebut.

"Janji manis pak Mursil ingin memperjuangkan hak anak yatim dan persoalan kami, sampai hari ini tidak terbukti. Untuk jumpai kami saja beliau tidak berani", ungkap Juminem.



Menurut Juminem waktu masih mencari suara untuk menjadi bupati, pada Pilkada 2017 lalu, pak Mursil juga berjanji akan membantu melunasi gaji dari PT. Parasawita. " Karena janji itu lah kami bersedia mengambil 60 persen dari 100 persen gaji yang harus dibayar oleh perusahaan. Tapi sudah menjadi bupati, janji itu hingga kini juga tidak ditepati", sindir Juminem kesal. [] L24-005
Diberdayakan oleh Blogger.