LAKI Aceh Tamiang Ajak Masyarakat Awasi Pengelolaan Dana Desa

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Pengawasan pada pengelolaan Dana Desa, bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Daerah, namun peran serta masyarakat menjadi sangat penting, guna mencegah dan meminimalisir tindakan Korupsi dan penyalahgunaan.



Hal ini dikatakan, Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Aceh Tamiang, Syahril El Naser S Kom, kepada Lentera24.com , Selasa (17/07). Menurutnya, LAKI selaku lembaga Non Pemerintah dirasa sangat perlu untuk melakukan pantauan dan memberikan masukan terhadap pengelolaan kegiatan pemerintah, tidak terkecuali penggunaan dana desa. 

Terlebih, khusus pada tahun 2018, Kementrian Desa Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi telah mengeluarkan Juknis Penerapan Padat Karya Tunai (PKT) pada Pengelolaan Dana Desa, dimana 30% dari anggaran Pembangunan merupakan Hari Orang Kerja (HOK), sehingga ini dirasa perlu untuk dikawal dalam implementasinya di lapangan.


"Kita inginkan padat karya tunai dapat berjalan di desa-desa yang ada di Aceh Tamiang, sehingga ekonomi masyarakat akan meningkat", ujar El Naser sapaan akrabnya.


Disamping itu, peran serta masyarakat harus ditingkatkan, bukan hanya dalam hal pelaksanaan, masyarakat juga wajib memantau dan memberikan kritik dan masukan kepada Pemerintah Kampung selaku pelaksana.


"Masyarakat harus cerdas, menyikapi serta memantau kegiatan dana desa, agar tepat sasaran sesuai prioritas", kata El Nasir yang juga Sekretaris PPWI Aceh Tamiang.


Untuk itu, kita harapkan ada sinergitas baik dari instansi terkait, dan desa selaku pelaksana, agar apa yang di wacanakan bisa terlaksana. [] L24-004


Diberdayakan oleh Blogger.