Puskesmas Langsa Baro Masuk Nominasi Penilaian ASMATOGA

Lentera24.com | LANGSA -- Pemerintah Kota Langsa menerima kunjungan tim penilaian Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga) tingkat Provinsi Aceh yang berlangsung di UPTD Puskesmas Langsa Baro, Selasa (26/6).


Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua PKK Kota Langsa Hj.Nurhanifah Marzuki,AMd, Kepala  Dinas Kesehatan  (Dinkes) Kota Langsa dr. Herman, beberapa perwakilan kepala SKPD, Camat, pegawai UPDT Puskesmas, Geuchik dan tim penilai dari Dinas Kesehatan provinsi Aceh.

Kepala Dinkes Kota Langsa dr. Herman mengatakan, Asman Toga merupakan program Indonesia sehat yang dicanangkan secara nasional oleh Kementerian Kesehatan.

Sebelumnya, pihaknya telah melakukan penilaian Asman Toga ditingkat Kota, dan akhirnya UPDT Puskesmas Langsa Baro ditetapkan sebagai pemenang untuk mengikuti seleksi Asman Toga ke tingkat provinsi.

“Kita melaksanakan penilaian terhadap sejumlah Puskesmas yang ada di Kota Langsa, bulan mei sudah kami nilai seluruh kecematan tentang Asman Toga dengan seleksi yang ketat,” ujarnya.

Ketua tim penilai Asman Toga Afril Heri mengtakan, tahun 2018 ini selain  Kota Langsa terdapat sejumlah Kabupaten lainnya yang masuk dalam nominasi penilaian.

“Tahun ini, ada tiga Kabupaten/Kota yang masuk nominasi penilaian, Kota Langsa, Kabupaten Bireun dan Aceh Tengah,” sebutnya.

Diakuinya, pada tahun sebelumya Provinsi Aceh tidak mendapatkan juara ditingkat nasional, karena kurangnya kelengkapan dokumen penunjnag. “Tahun ini agak berbeda, agak lebih ketat terkait dokumen yang harus disiapkan, diantaranya beberapa SK yang dikeluarkan oleh pejabat sebagai penunjang. Kita kalah ditingkat nasional pada tahun yang sudah, dikarena lemahnya dokumen, alhamdulillah tahun ini secara dokumen kita lebih siap,” imbuhnya.

Dirinya juga merasa bangga dengan komitmen dan kebersamaaan yang dibangun oleh Pemerintah Kota Langsa terkait pelaksanaan penilaian Asman Toga ini. “Saya bangga dengan Kota Langsa, kelihatan komitmen semua pihak, puskesmas, dinas kesehatan dan pemerintah daerah, karena komitmen bersama ini memiliki penilaian tersendri,”pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM mengucapkan selamat datang kepada tim penilaian, semoga kedatangan tim dari Provisi dapat memberikan semangat terhadap pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga.

“Selamat datang kepada tim yang telah hadir di Kota Langsa dalam rangka memberikan penialaian, yang penting bagaimana bisa memberikan semangat untuk mendongkrak partisipasi masyarakat sehingga sadar akan manfaat dari tanaman Toga tersebut,”ungkapnya.

Marzuki mengatakan, saat ini masyarakat kurang peduli terhadap tanaman yang bisa dijadikan obat, banyak yang lebih memilih obat-obatan yang mengandung zat kimia.

Selain itu, Wakil Walikota Langsa berharap kepada Dinas Kesehatan Provinsi Aceh untuk dapat segera mendorong percepatan pembangunan rumah sakit regional Kota Langsa, mengingat begitu cepat waktu berjalan, jika tidak segera dikerjakan dikhawatirkan anggaran yang tersedia menjadi silpa.

“kita berharap melalui ketua tim penilai, menyampaikan salam kami kepada Bapak Kepala Dinas, supaya pembangunan rumah sakit regional diatas lahan 16 hektar disegerakan, sehingga menjadi kenyataan untuk pembangunan awal dengan sejumlah dana yang telah dialokasikan tersebut, jangan menjadi silva nanti,” pungkasnya. [] L24-007 (Roby Sinaga)
Diberdayakan oleh Blogger.