Korban Kebakaran di Rumah Warga dan Tenda Penampungan

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Warga korban kebakaran di Dusun Lancang Sira, Desa Cepu, Kec. Penanggalan, Subulussalam yang terjadi sehari jelang Idul Fitri, Kamis (14/6) siang menumpang di rumah tetangga. Selain itu, petugas mendirikan tenda darurat di lokasi kejadian, Jumat (15/6).


Foto : Pemadaman api yang melalap tiga unit rumah di Desa Cepu, Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam, Kamis (14/6)
Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda melalui Kapolsek Penanggalan, Iptu Arifin Ahmad dikonfirmasi, Jumat (15/6) mengatakan, kebakaran yang terjadi sekira pukul 13.25 WIB itu menghanguskan tiga unit rumah penduduk.

Tiga rumah di sana merupakan milik dan dihuni Hasanuddin Tumangger, (56) sopir. Dua rumah lainnya milik Saidi Brutu, dikontrak Kamerun, (50) swasta dan Kammil Banurea, dikontrak Saripal, (50) sopir. Sementara saksi, Idawati, (25) dan Dewi, (29) wiraswasta warga setempat.

Kronologis kejadian berawal saat korban Hasanuddin  mendengar suara ledakan dari arah meteran listrik menimbulkan api dan berasap. Saat itu ia berlari ke arah dalam rumahnya untuk
menyelamatkan istri dan anak anaknya. Diduga api berasal dari korsleting meteran listrik.


Foto: Ketua DPC Partai Hanura, H. Affan Alfian Bintang, SE (baju putih pakai kopiah) di antara warga korban kebakaran, Desa Cepu, Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam saat memberi sejumlah paket bantuan, Kamis (14/6)
Menyusul peristiwa itu, anggota Polsek Penanggalan yang sedang berada di Mako Polsek, posisinya hanya berjarak beberapa meter dari lokasi kejadian meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

Tiba dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Subulussalam yangdi TKP saat kondisi rumah sudah rata dengan tanah nyaris menimbulkan kegaduhan antara korban dan petugas terkait. "Bisa diantisipasi anggota Polsek dan pelemparan atas mobil pemadam dapat dicegah," terang Arifin membenarkan insiden itu. 

Ditaksir kerugian tanpa korban jiwa atas tiga unit rumah yang isinya turut ludes dilalap si jago merah itu sebesar Rp750 juta. Pihak Polsek Penanggalan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pantauan pasca kejadian itu, Ketua DPC Partai Hanura, H. Affan Alfian Bintang, SE turun ke lokasi dan memberikan sejumlah paket bantuan. [] L24-Khairul

Diberdayakan oleh Blogger.