IMATA dan HMT Siap Jadi Tameng Jaga Keutuhan NKRI

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Dua paguyuban Mahasiswa Tamiang yang terdiri Ikatan Mahasiswa Aceh Tamiang (IMATA) dan Himpunan Mahasiswa Tamiang (HMT) tetap dalam pendiriannya sebagai penegak panji panji yang setia dalam menjaga keutuhan NKRI dan bertekad akan menghalau segala bentuk pfrovokasi  sebagai upaya pemecah umat dan bangsa Indonesia.


Hal itu disampaikan bersamaan dengan kegiatannya saat berbagi nikmat kepada sesama umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.  Kedua himpunan mahasiswa dimaksud berbagi bagi takjil kepada pengguna jalan di dua titik, yakni di Simpang Lampu Merah (Simpang Kelana) dan Depan Kantor Bupati Aceh Tamiang.

Melalui press realise elektronik, Ketua umum IMATA, Abdul Robby kepada Lentera24, Rabu (13/6) mengatakan, pihak IMATA dan HMT dalam kegiatan ini  merupakan bentuk kesadaran sebagai wujud mencari keberkahan di bulan Ramadhan dengan bersedekah, dan rasa syukurnya karena masih dapat berbagi dengan saudaranya yang melaksanakan ibadah berpuasa.

Dia menyebutkan, dana yang diperuntukkan pengadaan sebanyak 300 paket takjil tersebut bersumber dari mahasiswa-mahasiswi dan alumni-alumni mahasiswa paguyuban yang telah bekerja dan menyelesaikan pendidikan sebagai mahasiswa.


“Paket takjil tersebut langsung diolah dan masak oleh mahasiswa agar menambah rasa syukur dan kekompakan dalam kegiatan positif,” ujar Robby yang didampingi Abdi Pratama.

Sementara itu, ketua umum HMT, Syukron Arika juga menyampaikan bahwa kegiatan positif ini harus terus terjaga, sehingga kerjasama antar paguyuban dan tentunya perhatian pemerintah dalam mengapresiasi kegiatan positif mahasiswa sangat harapkan, Ujarnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, melalui media Lentera24, mereka berpesan kepada masyarakat umum khususnya muda mudi agar senantiasa mengisi kegiatan dgn hal-hal yang bersifat positif, terutama di saat bulan Ramadhan

Lebih lanjut disebutkan, kegiatan yang digelarnya ini juga sebagai bentuk para mahasiswa Aceh Tamiang dalam menjaga kesatuan dan persatuan dengan berbagai kegiatan. Para mahasiswa serta pemuda-pemudi Aceh Tamiang agar tidak mudah terptrofokasi adanya berbagai issu negatif yang santer diberitakan melalui berbagai media ditanah air.

“Indonesia akhir-akhir ini di hebohkan dengan isu-isu pemecah belah umat dan bangsa, dari mulai Agama, terorisme, faham radikalisme, komunisme sampai etnis. Sebagai pemuda, kita tetap teguh menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” paparnya.

Dalam acara berbagi takjil itu, hadir Ketua Umum PEMATANG Banda Aceh, Furqan,  mahasiswa asal Tamiang yang sedang menempuh pendidikan di Banda Aceh. Bukan hanya mahasiswa dan masyarakat umum, pihak pemerintah aceh tamiang diharapkan dapat terus mengupayakan program dan kebijakan yang memperhatikan mahasiswa dan masyarakat umum dalam berbagai kesempatan.

"Mari kita jaga kesatuan dan persatuan berbangsa dan bernegara khususnya beragama dalam menjalankan syari'at Islam di bulan Ramadhan untuk Tamiang yang Islami dan Bermartabat. Sebagai warga negara yang sadar akan tanggung jawab serta tugas dan fungsinya, menjaga Bhineka Tunggal Ika adalah kewajiban mutlak yang harus kita tanamkan dalam diri kita masing-masing," ujar ketua HMT Medan, Syukron Arika. [] L24-002

Diberdayakan oleh Blogger.