HUMAS : Pemberitaan Terkait Manajemen PTPN I Memecat KHL Panen, Itu Berita Bohong !

Lentera24.com | LANGSA -- Terkat pemberitaan di dua Media Online pada tanggal 11 Juni 2018 yang memberitakan "Ratusan buruh KHL panen di PTPN I Langsa dipecat menjelang Hari Raya Idul Fitri tanpa tenggang rasa" itu tidak benar alias berita bohong.


Untuk itu Manajemen PTPN I melalui Humas, Protokoler & Portal BUMN Yantri Bakti Putra kepada awak media Rabu (13/6) menjelaskan bahwa tidak ada PTPN I tidak pernah melakukan pemecatan terhadap ratusan karyawan KHL panen menjelang Idul Fitri, ujar Yantri.

Sebenarnya kata Yantri, mereka kariawan KLH tidak diberhentikan tetapi dialihkan sementara pekerjaannya, yang biasanya mereka sebagai tenaga KHL panen menjadi KHL pemeliharaan, memupuk dan lain-lain.

Menurut Yantri, pengalihan pekerjaan ini disebabkan adanya penurunan produksi TBS dalam beberapa bulan terakhir ini disebabkan kemarau panjang yang sangat berpengaruh terhadap kematangan TBS di pokok. Untuk itu dalam peningkatan mutu TBS yang dipanen, maka manajemen PTPN I memandang perlu untuk melakukan penataan kembali dan rasionalisasi penggunaan tenaga kerja dilapangan terutama tenaga panen dan pemeliharaan tanaman.

Salah satunya adalah melakukan perubahan sistem dan kavel panen dari 6/7 menjadi 8/10, dengan diberlakukannya sistim baru ini, maka dibeberapa kebun terjadi kelebihan tenaga panen, namun demikian manajemen perusahaan tidak pernah melakukan pemberhentian/pemecatan terhadap Kariawan panen melainkan difungsikan ke pos-pos pekerjaan lain seperti tunasan, pemeliharaan dan pemupukan bahkan hal ini sudah dilaksanakan sejak bulan Juni.

Kondisi ini juga akan dievaluasi dan ditinjau kembali sesuai dengan produktivitas TBS dilapangan, pada saat panen puncak dimungkinkan tenaga tersebut dipekerjakan kembali sebagai tenaga pemanen dilapangan. Pengalihan tenaga kerja itu sifatnya sementara dan merupakan program dari penataan tenaga kerja panen yang berlebih. 

Hal ini sudah disampaikan oleh manajemen kebun kepada kariawan dimaksud, agar tidak terjadi salah pengertian/kesalah pahaman, namun ternyata ada pihak pihak yang salah mengartikan sehingga mucul pemberitaan di Media Online yang termasuk gagal paham.

Untuk itu sekali lagi kami tegaskan bahwa manajemen PTPN I tidak pernah melakukan pemberhentian terhadap tenaga kerja, melainkan proses pengalihan tenaga kerja ke pos pekerjaan lain dalam rangka pemetaan kembali penggunaan tenaga kerja. "Pemanen yang berlebih dan diisukan diberhentikan itu berita bohong sebab sampai saat ini pemanen tersebut masih dipekerjakan di PTPN I, pungkas Yantri Bakti Putra". [] L24-007 (Roby Sinaga)
Diberdayakan oleh Blogger.