Program TBBS Kementerian Lingkungan Hidup Direspon Cepat Bupati Atam

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Program Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, direspon cepat oleh Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Mursil SH MKn dan T Insyafuddin ST,  dengan menunjuk Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Sayed Mahdi SP MSi MMA, sebagai koordinator penanganan dan pengelolaan sampah dan taman di Kota Kualasimpang dan Karang Baru.


Terlihat Beberapa Pekerja DLH ATam Sedangh Membersihkan Tangga Pajak Atas Aceh Tamiang (Dok DLH Atam)
Penujukan Sayed Mahdi sebagai Koordinator bukan tanpa alasan, mengingat sesuai dengan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor Se.1/MenLHK/PSLB3/PLB.0/1/2018 tentang penanganan sampah berupa kegiatan Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS) yang telah berlangsung tanggal 21 januari-24 April 2018 belum menunjukkan hasil yang menggembirakan di Kabupaten Aceh Tamiang. 

Oleh sebab itu, sesuai Surat Edaran Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Nomor SE.1/PSLB3/PS/PLB.0/5/2018 tanggal 4 Mei 2018 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Kegiatan Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS), maka perlu disahuti dengan serius jika ingin Kota Kualasimpang ingin berubah wajahnya dari sebelumnya yang terkesan jorok dan kumuh. 

Sayed Mahdi SP MSi MMA,yang ditemui Lentera24.com, selasa (22/05) diruang kerjanya mengatakan, sesuai perintah bupati dirinya bersama team telah mulai melakukan pembersihan yang dipusatkan di pajak kota kuala simpang dimulai 1 ramadhan yang lalu dengan pengangkutan 12 ton sampah setiap harinya.

Selain itu, selama bulan ramadhan, pihaknya akan memusatkan pembersihan di pajak kota kuala simpang, jika nantinya tingkat sampah berkurang selama satu bulan penanganan, maka pihaknya akan mengurangi kapasitas pembersihan, dan jika masih sama maka pembersihan akan diperpanjang hingga dua bulan kedepan.

Bukan hanya itu, lanjut Sayed Mahdi, pihaknaya  juga melakukan penambahan tukang sapu jalan dibeberapa lokasi dalam kota kuala simpang yang dimulai setelah shalat taraweh guna melakukan proses percepatan kebersihan sampah.

“Mudah-mudahan kerja keras Dinas Lingkungan Hidup ini mendapat respon yang baik dari masyarakat serta dukungan dari masyarakat demi kebersihan Kota Kuualasimpang yang kita cintai ini”, ujar Sayed Mahdi.

Amatan Lentera24.com, kini terlihat perubahan di pajak Kota Kuala Simpang serta jalan Cut Nyak Dhien depan pajak pagi nampak bersih dan bebas sampah mulai pukul 23.00 wib hingga pagi hari sebelum masyarakat dan pedang melakukan atifitas berjualan kembali di sekitar pajak pagi, dan tidak ditemui lagi tumpukan sampah yang menggunung di pagi hari seperti sebelumnya bulan ramadhan. [] L24-004

Diberdayakan oleh Blogger.